SALURANSATU.COM – Banyumas – Sebanyak 1.337 jemaah calon haji asal Kabupaten Banyumas siap mengikuti rangkaian Bimbingan Manasik Haji Tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Kegiatan manasik ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi fisik, mental, maupun pemahaman ibadah.
Bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Banyumas tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, pada Senin (9/2/2026) di GOR Satria Purwokerto.
Dalam sambutannya di hadapan para jemaah calon haji, Wabup Dwi Asih Lintarti menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya memerlukan kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan pengetahuan, kedisiplinan, serta ketangguhan mental.
“Manasik haji bukan sekadar pembekalan teknis, tetapi juga sarana membentuk sikap ikhlas, sabar, mandiri, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Lintarti menyampaikan, ibadah haji merupakan ibadah yang panjang dan kompleks, sehingga membutuhkan persiapan yang matang, pengetahuan yang memadai, serta pemahaman yang mendalam mengenai tata cara, rukun, wajib, dan sunah haji.
“Kegiatan bimbingan manasik haji ini sangat penting dan strategis. Selain memberikan pemahaman teknis pelaksanaan ibadah, manasik juga menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, kebersamaan, disiplin, dan kemandirian yang sangat dibutuhkan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas bersama seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan manasik haji secara aman dan tertib.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas, Afifuddin Idrus, mengungkapkan bahwa jemaah haji asal Banyumas tahun 2026 berasal dari rentang usia yang sangat beragam.
“Total jemaah yang akan berangkat sebanyak 1.337 orang, dengan usia termuda 18 tahun dan usia tertua mencapai 86 tahun,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam pendampingan jemaah lanjut usia. Oleh karena itu, materi manasik haji disusun agar mudah dipahami dan dapat dipraktikkan oleh seluruh jemaah.
“Semoga kegiatan ini dapat mempermudah proses ibadah njenengan semua,” ucap Afifuddin.
Melalui bimbingan manasik haji ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.









