SALURANSATU.COM – DEPOK — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 di Lapangan Serbaguna RT 04/06 Vila Santika II, Grogol, Limo, Depok, Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang dihadiri warga Vila Santika II dan sekitarnya tersebut mengangkat tema:
“Meneladani Keluarga Nabi Ibrahim AS: Dari Ketahanan Keluarga Menuju Ketahanan Masyarakat dan Bangsa.”
Sholat Idul Adha dipimpin sekaligus khutbah disampaikan oleh Ir. H. T. M. Yusufsyah Putra, M.Si, yang juga dikenal sebagai Anggota DPRD Kota Depok.
Dalam khutbahnya, Yusufsyah Putra menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar momentum ibadah kurban, tetapi juga sarana membangun karakter keluarga dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, keluarga Nabi Ibrahim AS memberikan teladan tentang keteguhan iman, pengorbanan, serta pentingnya dialog dan keteladanan dalam keluarga.
“Keluarga Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa ketahanan keluarga bukan lahir dari kemewahan, tetapi dari iman, komunikasi, dan pengorbanan. Dari keluarga yang kokoh itulah lahir masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya bangsa yang tangguh,” ungkap Yusufsyah Putra dalam khutbahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan keluarga modern saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut hubungan emosional, pendidikan akhlak, hingga pengaruh kehidupan digital yang semakin kompleks.
“Rumah yang kuat bukan hanya yang kokoh bangunannya, tetapi yang hidup nilai-nilai iman, kasih sayang, dan kepeduliannya. Idul Adha mengajarkan kita berani berkorban demi kebaikan keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Vila Santika II mendapat dukungan penuh dari unsur lingkungan dan pengurus masjid.
Ketua RT 04/06 Vila Santika II, Inong Sarinah, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga yang terus menjaga tradisi kebersamaan dan gotong royong.
“Alhamdulillah, Idul Adha selalu menjadi momentum yang mempererat silaturahmi warga. Kami berharap semangat kebersamaan, saling peduli, dan saling membantu terus tumbuh di lingkungan Vila Santika II,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua DKM Masjid An-Naafi Vila Santika, Hari Sakti Wibowo. Menurutnya, tema khutbah tahun ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Keluarga adalah pondasi utama. Ketika keluarga kuat secara iman dan akhlak, maka masyarakat akan lebih harmonis dan lingkungan menjadi lebih baik. Tema yang diangkat sangat aktual dan menyentuh kebutuhan kehidupan kita hari ini,” katanya.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Banyak jamaah hadir bersama keluarga, menciptakan suasana Idul Adha yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Salah seorang tokoh warga Vila Santika, H. Joko Lelono, menilai pesan khutbah tersebut memberikan dorongan moral agar nilai-nilai Idul Adha tidak berhenti pada seremoni ibadah semata.
“Ajakan dari khatib sangat mengena. Idul Adha mengingatkan kita bahwa pengorbanan, kepedulian, dan menjaga keluarga adalah tugas bersama. Kalau keluarga kuat dan warga saling peduli, lingkungan kita juga akan semakin kokoh,” tutur H. Joko.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi warga dan persiapan penyembelihan hewan kurban sebagai bagian dari semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha.
Perayaan Idul Adha di Vila Santika II tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga memperkuat semangat membangun lingkungan yang religius, harmonis, dan berdaya melalui keluarga-keluarga yang tangguh.









