SALURANSATU.COM – Malang — Sosialisasi Empat Pilar MPR RI digelar di Same Hotel, Jalan Patimura No.19, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Komisi IX, Gamal Albinsaid, menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang terkandung dalam prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam pemaparannya, dr. Gamal menyampaikan bahwa keberagaman bangsa Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dijaga melalui sikap saling menghargai, toleransi, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari implementasi Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, nilai toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah esensi dari semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujar dr. Gamal.
Sosialisasi Empat Pilar sendiri merupakan program yang digagas oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keempat pilar tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta kehidupan demokrasi di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, dr. Gamal juga mengajak seluruh struktur Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Malang yang hadir untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa implementasi Empat Pilar tidak hanya berhenti pada pemahaman konsep, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Perhatikan tetangga kita, bangun kepedulian sosial, dan hidupkan semangat gotong royong. Jika nilai-nilai ini dijaga, maka persatuan bangsa akan tetap kuat,” kata dr. Gamal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.









