Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

LSBA Bekasi Resmi Dibuka, Perkuat Pendidikan Vokasional bagi Individu Berkebutuhan Khusus

mega career expo

SALURANSATU.COM – BEKASI, 15 Agustus 2026 – Kebutuhan pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus tidak berhenti setelah menyelesaikan jenjang SMA. Kesiapan memasuki dunia kerja, pengembangan keterampilan, serta kemampuan untuk hidup mandiri menjadi tahap penting berikutnya. Hal inilah yang mendorong London School Beyond Academy (LSBA) memperluas akses pendidikan vokasional melalui pembukaan LSBA Bekasi di LSPR Transpark.

LSBA Bekasi resmi dibuka pada Sabtu, 15 Agustus 2026, oleh Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani selaku Founder & CEO LSPR, Associate Professor Dr. Chrisdina selaku Direktur LSBA, Fatma Saifullah Yusuf selaku Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Shinta Maruarar Sirait selaku Pendamping Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, serta Ambassador Ridwan Hasan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Negara Qatar di Doha.

Peresmian ini menjadi momentum untuk memperkuat akses terhadap pendidikan vokasional yang inklusif bagi individu berkebutuhan khusus, khususnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

LSBA merupakan lembaga pelatihan keterampilan di bawah naungan LSPR Institute of Communication and Business yang memfasilitasi individu berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing. Di Bekasi, LSBA menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan keterampilan vokasional, kemampuan sosial dan komunikasi, pengalaman kerja, serta kewirausahaan.

Kehadiran pendidikan lanjutan bagi individu berkebutuhan khusus menjadi relevan dengan kondisi di Bekasi. Data Referensi Kemendikdasmen per 12 Agustus 2026 mencatat terdapat 1.415 peserta didik berkebutuhan khusus di Kota Bekasi. Sementara itu, data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat per 29 Juni 2026 mencatat terdapat 14 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bekasi, yang terdiri atas dua SLB negeri dan 12 SLB swasta.

Keberadaan layanan pendidikan di tingkat sekolah menjadi fondasi penting. Namun, setelah menyelesaikan pendidikan menengah, individu berkebutuhan khusus memasuki fase berikutnya yang tidak kalah penting, yaitu mempersiapkan keterampilan untuk bekerja, meningkatkan kemampuan sosial, dan membangun kemandirian.

Direktur London School Beyond Academy, Associate Professor Dr. Chrisdina, mengatakan bahwa setiap individu berkebutuhan khusus memiliki potensi dan kebutuhan pengembangan yang berbeda. Karena itu, proses pembelajaran perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.

“Setiap individu memiliki potensi dan kebutuhan pengembangan yang berbeda. Karena itu, pembelajaran di LSBA menekankan praktik langsung dengan program yang disesuaikan dengan kemampuan peserta. Kami ingin mereka tidak hanya memiliki keterampilan vokasional, tetapi juga kemampuan komunikasi, sosial, disiplin, tanggung jawab, serta kepercayaan diri untuk menjadi lebih mandiri,” ujar Chrisdina.

Membekali Keterampilan untuk Dunia Kerja

LSBA Bekasi menghadirkan empat bidang pembelajaran, yaitu Tata Boga, Kriya, Administrasi Perkantoran, serta Digital Desain dan Cetak. Peserta mengikuti enam semester pembelajaran yang dilanjutkan dengan dua semester pelatihan kerja. Skema ini dirancang agar keterampilan yang diperoleh selama proses pembelajaran dapat diperkuat melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja.

Calon peserta yang merupakan lulusan SMA atau sederajat terlebih dahulu menjalani asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan program pengembangan yang sesuai. LSBA Bekasi memiliki kapasitas maksimal 70 peserta didik pada setiap angkatan, dengan fasilitas praktik yang meliputi Laboratorium Tata Boga, Laboratorium Sablon, Laboratorium Kriya, dan Laboratorium Kerajinan Tangan.

Bagi peserta yang dinilai siap, LSBA membuka kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja melalui program magang bersama sejumlah perusahaan dan institusi. Kolaborasi tersebut antara lain melibatkan PT Tokio Marine Indonesia, DoubleTree by Hilton Jakarta–Diponegoro, DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, dan United Tractors.

Pengalaman kerja menjadi bagian penting dalam proses menuju kemandirian. Melalui lingkungan profesional, peserta dapat mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari sekaligus membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, adaptasi, serta kemampuan bekerja dalam tim.

Namun, bekerja di perusahaan bukan satu-satunya jalan menuju kehidupan produktif. LSBA juga membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan sehingga mereka memiliki pilihan untuk mengembangkan aktivitas maupun usaha yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing.

Founder & CEO LSPR Institute, Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, mengatakan bahwa kemandirian individu berkebutuhan khusus dapat dibangun melalui berbagai jalur selama tersedia pendidikan, kesempatan, dan lingkungan yang mendukung.

“Kemandirian tidak berarti setiap orang harus menempuh jalan yang sama. Ada yang dapat berkembang melalui dunia kerja, ada pula yang menemukan potensinya melalui kewirausahaan. Yang terpenting adalah memberikan pendidikan, kesempatan, dan lingkungan yang memungkinkan setiap individu berkebutuhan khusus mengembangkan kemampuan terbaiknya dan mengambil peran di tengah masyarakat,” ujar Prita.

Pembukaan LSBA Bekasi juga diharapkan memperluas kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan keluarga dalam membangun ekosistem yang semakin inklusif. Kolaborasi tersebut diperlukan agar individu berkebutuhan khusus tidak hanya memperoleh kesempatan belajar, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan, mendapatkan pengalaman kerja, dan berkarya setelah menyelesaikan pendidikan formal.

Ke depan, LSBA Bekasi akan terus mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan serta memperluas kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran LSBA Bekasi membawa pesan bahwa pendidikan inklusif tidak cukup berhenti pada kesempatan untuk bersekolah, tetapi perlu dilanjutkan dengan kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan berdaya di tengah masyarakat.

Tentang London School Beyond Academy (LSBA)

London School Beyond Academy (LSBA) didirikan pada 2011 sebagai lembaga pelatihan keterampilan di bawah naungan LSPR Institute. LSBA memfasilitasi individu berkebutuhan khusus untuk belajar, mengembangkan potensi, serta melatih keterampilan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing individu.

Melalui pendidikan vokasional, pengembangan keterampilan sosial dan komunikasi, serta kesempatan memperoleh pengalaman di dunia kerja, LSBA berkomitmen mendukung peserta didik menuju kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *