SALURANSATU.COM – Jakarta — Relawan Seni Indonesia (RESENSI) menggelar diskusi bertajuk Film Kecil, Panggung Besar dalam rangkaian Ruang Reka 2026 Edisi Film di Rumah Wijaya, Melawai, Jakarta Selatan, Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB itu mempertemukan pelaku industri perfilman dengan peserta yang berasal dari kalangan komunitas, mahasiswa, dan pegiat seni.
Diskusi membahas proses kreatif pembuatan film, mulai dari pengembangan ide, penulisan skenario, penyutradaraan, hingga produksi. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai tahapan yang dilalui sebuah karya film sebelum diproduksi dan dipertontonkan kepada publik.
Tiga narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, yakni produser film Pangku, Gita Fara; penulis skenario film Ada Apa dengan Cinta?, Jujur Prananto; serta Ketua Badan Perfilman Nasional, Fauzan Zidni. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai proses kreatif, tantangan produksi, serta perkembangan industri film Indonesia.
Menurut penyelenggara, Ruang Reka merupakan program yang dirancang sebagai ruang belajar dan diskusi bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap seni dan industri kreatif. Edisi film menjadi salah satu upaya memperluas akses publik terhadap pengetahuan mengenai ekosistem perfilman melalui dialog langsung dengan para praktisi.

Selain membahas aspek teknis produksi, diskusi juga menyoroti pentingnya kekuatan cerita sebagai fondasi sebuah film. Para narasumber menilai proses kreatif tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedalaman riset, kepekaan terhadap realitas sosial, serta kemampuan mengolah gagasan menjadi karya yang relevan dengan penonton.
Melalui kegiatan ini, RESENSI berharap semakin banyak ruang pertemuan antara pelaku industri kreatif dengan masyarakat. Forum semacam ini dinilai dapat mendorong lahirnya talenta-talenta baru sekaligus memperkuat ekosistem perfilman Indonesia melalui proses belajar yang lebih terbuka dan kolaboratif.
Tentang Relawan Seni Indonesia (RESENSI)
Relawan Seni Indonesia (RESENSI) merupakan komunitas yang berfokus pada pengembangan ekosistem seni dan industri kreatif melalui berbagai program edukasi, diskusi, pelatihan, serta kolaborasi lintas disiplin. Melalui berbagai kegiatan, RESENSI berupaya membuka akses pembelajaran dan jejaring bagi para pelaku seni serta masyarakat yang memiliki minat terhadap dunia kreatif. (*)