SALURANSATU.COM – Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin, 9 Februari 2026, di Provinsi Banten.
Kepastian tersebut disampaikan dalam audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kementerian Kebudayaan RI, Jumat (23/1/2026) pagi di Jakarta. Audiensi tersebut diterima oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza.
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, dalam keterangan pers Jumat malam, menyampaikan bahwa selain Presiden Prabowo, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon juga akan hadir dalam rangkaian kegiatan HPN 2026.
“Bapak Presiden Prabowo sudah menjadwalkan kehadirannya pada HPN 2026 di Banten. Sementara Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon akan hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI,” ujar Muhammad Asrian Mirza.
Peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026 di Kota Serang, Banten, sehari sebelum puncak peringatan HPN 2026. Museum tersebut dirancang sebagai museum media siber pertama di Indonesia.
Dalam audiensi tersebut, SMSI Pusat diwakili oleh Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si (Dewan Penasihat), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital), dr. Nishal (Direktur Media Crisis Center), serta Dyah Kristiningsih (Wakil Direktur Departemen Kesekretariatan dan Keuangan).
Ilona Juwita menyatakan kesiapannya mendampingi Menteri Kebudayaan dalam agenda peletakan batu pertama Museum Siber SMSI. Ia menegaskan bahwa museum tersebut akan menjadi tonggak penting bagi sejarah dan perkembangan media siber nasional.
“Museum ini merupakan museum media siber pertama yang akan dibangun di Indonesia,” ujar Ilona.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab tersebut juga membahas penguatan aliansi strategis antara negara dan media siber dalam pembangunan peradaban berbasis kebudayaan.
Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, bukan sekadar sektor pelengkap. Media siber dipandang memiliki peran strategis dalam merawat dan menyebarluaskan nilai-nilai kebudayaan, termasuk tradisi lokal, bahasa daerah, serta pengetahuan komunitas.
Firdaus menambahkan, pembangunan Museum Siber SMSI di Banten diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara negara dan media dalam menjaga memori kolektif, identitas, serta perjalanan pers dan kebudayaan Indonesia di era digital.
“Dari cerita rakyat hingga berita digital, pers tetap menjadi penjaga narasi Indonesia agar jati diri bangsa terus hidup dan berdaulat atas maknanya sendiri,” kata Firdaus. (*)









