Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

Berjuta Doa untuk Syuhada: MOI Suarakan Duka dan Perlawanan untuk Al-Aqsa

mega career expo

SALURANSATU.COM – Jakarta, Ahad (5/4/2026) — Majelis Ormas Islam (MOI) bersama berbagai organisasi kemasyarakatan Islam menggelar aksi bertajuk “Berjuta Doa dan Bela untuk Para Syuhada dan Al-Aqsa”. Aksi ini merupakan bentuk duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan, sekaligus solidaritas terhadap rakyat Palestina dan pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsa.

Dalam pernyataannya, MOI menegaskan bahwa penutupan Masjid Al-Aqsa yang telah berlangsung lebih dari 30 hari menjadi preseden serius. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari delapan abad, umat Islam tidak dapat melaksanakan iktikaf dan Salat Idulfitri di kawasan suci tersebut. Kondisi ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap kebebasan beragama, hak asasi manusia, serta bentuk penodaan terhadap kesucian tempat ibadah umat Islam.

Selain itu, MOI juga menyoroti pengesahan undang-undang oleh otoritas Zionis Israel yang dinilai melegalkan tindakan represif terhadap tahanan Palestina, termasuk ancaman hukuman mati. Kebijakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.

Berdasarkan hal tersebut, Majelis Ormas Islam menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia. MOI mendoakan para prajurit sebagai syuhada serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
2. Mengecam keras tindakan kekerasan dan pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel dan sekutunya, termasuk yang berdampak pada rakyat Palestina dan korban dari Indonesia.
3. Mengutuk penutupan Masjid Al-Aqsa serta berbagai tindakan represif terhadap rakyat dan tahanan Palestina.
4. Mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret guna menghentikan pelanggaran kemanusiaan dan menjamin perlindungan bagi warga sipil serta pasukan perdamaian.

MOI menegaskan bahwa solidaritas terhadap Palestina dan pembelaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan merupakan bagian dari komitmen moral bangsa Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *