SALURANSATU.COM – Jakarta – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, mengunjungi lokasi kebakaran di RT 11/RW 08, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (20/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Aziz meninjau langsung kondisi lokasi sekaligus menemui warga penyintas kebakaran yang terjadi pada Senin (14/9/2026) pagi.
Berdasarkan informasi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kebakaran di permukiman padat RT 11/RW 08 tersebut menghanguskan 10 rumah dan berdampak terhadap puluhan kepala keluarga. Dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyidikan.
Aziz menyampaikan keprihatinan dan turut berduka atas musibah yang menimpa warga, termasuk dampak kebakaran terhadap rumah dan rumah ibadah. Ia juga memberikan bantuan kepada sejumlah warga yang terdampak.
“Kedatangan saya hari ini Juga ingin memberikan sedikit bantuan pada ibu dan bapak-bapak yang mudah-mudahan bisa sedikit menolong,” kata Aziz.

Minta PLN Bertanggung Jawab Jika Terbukti Lalai
Dalam kesempatan tersebut, Aziz menegaskan, apabila hasil investigasi membuktikan bahwa kebakaran disebabkan instalasi kabel listrik PLN yang tidak sesuai atau tidak terawat, maka pihak PLN harus bertanggung jawab terhadap kerugian yang dialami warga.
“Kalau memang ini disebabkan kabel listrik yang instalasinya nggak benar, kabel listrik yang instalasinya asal-asalan, kabel listrik yang nggak dihitung resikonya oleh PLN menyebabkan kebakaran maka PLN harus bertanggung jawab untuk mengganti semua kerugian warga Yang kena dampak atas kebakaran ini,” tegasnya.
Ia mengatakan, persoalan kebakaran yang diduga berkaitan dengan instalasi kelistrikan bukan kali pertama terjadi di kawasan permukiman warga. Aziz mencontohkan kejadian yang sebelumnya dialami masyarakat di Kelurahan Jatipulo.
“Ini bukan kejadian pertama Sebelumnya pernah terjadi di Jatipulo Jadi sepanjang Tanggul Ada kabel sutet, kebakar, putus, jatuh ke rumah-rumah warga Semua yang dijatuhkan kabel itu kebakaran,” ujarnya.
Menurut Aziz, persoalan tersebut sebelumnya juga telah ia sampaikan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta. Ia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperjuangkan hak warga untuk memperoleh ganti rugi apabila hasil investigasi menunjukkan adanya kelalaian yang menyebabkan kebakaran.
“Alhamdulillah kejadian Jatipulo itu ada yang diganti Rp.50 juta , ada yang diganti Rp. 100 juta rumahnya agar bisa membangun rumahnya lagi,” tandasnya.
Aziz kemudian meminta warga Jelambar menempuh langkah serupa untuk memperjuangkan hak mereka apabila hasil investigasi kepolisian nantinya menemukan bahwa kebakaran disebabkan oleh instalasi kelistrikan PLN.
“Maka saya akan perjuangkan agar PLN bertanggung jawab Untuk mengganti rumah-rumah kita yang kebakar semua,” pungkas Aziz yang disambut kata setuju oleh warga.
Apresiasi Respons Pemprov DKI
Selain menyampaikan perhatian terhadap persoalan ganti rugi, Aziz juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan bantuan kepada para penyintas kebakaran.
Ia menyebut bantuan dari sejumlah instansi, antara lain Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah membantu warga pada masa tanggap darurat.
“Kami juga apresiasi kepada Pemda DKI yang sudah cukup gercep memberikan bantuan, dari dinas sosial, PMI dan BPBD yang sudah membantu warga pada saat genting-gentingnya terjadi sudah dibantu dengan bantuan yang cukup,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Barat memperpanjang masa tanggap darurat kebakaran Jelambar hingga akhir pekan karena sebagian penyintas belum memiliki lokasi alternatif untuk tempat tinggal. Sekitar 160 jiwa sempat mengungsi di tenda pengungsian di halaman MI Ar Ridha yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Bantuan bagi warga terdampak juga telah disalurkan oleh Sudin Sosial, PMI, dan BPBD Jakarta Barat, termasuk kebutuhan dasar dan logistik bagi para penyintas.
Kunjungan Abdul Aziz turut dihadiri Ketua RT 011/RW 08, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Ketua DPC PKS Grogol Petamburan, Ketua DPRa PKS Jelambar, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.









