Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

Camat Kebon Jeruk Apresiasi RW 08 Sukabumi Utara dalam Verifikasi Proklim DKI

mega career expo

SALURANSATU.COM – Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Pangestu Aji, mengapresiasi kolaborasi pengurus wilayah bersama berbagai elemen masyarakat yang berhasil mengantarkan RW 08 Kelurahan Sukabumi Utara masuk dalam tahap verifikasi Program Kampung Iklim (Proklim) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.

Apresiasi tersebut disampaikan Aji saat meninjau langsung pelaksanaan verifikasi Proklim di RW 08 Sukabumi Utara, Rabu (2/9/2026).

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tentunya. Khususnya di sini RW 08 Sukabumi Utara yang baik pihak Ketua RW-nya serta pengurus, para ketua RT, LMK, semua elemen masyarakat, sampai dengan Karang Taruna, ibu-ibu PKK,” ujar Plt Camat Kebon Jeruk, Pangestu Aji saat wawancara dengan media, Rabu,(2/9/2026).

Menurut Aji, keberhasilan RW 08 dalam mengikuti verifikasi Proklim tidak terlepas dari kemampuan pengurus wilayah dalam menggerakkan dan melibatkan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan sivitas akademika Universitas Bina Nusantara (Binus).

Ia menilai dukungan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara masyarakat, pengurus wilayah, dan pemerintah setempat dalam menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan.

“Yang dimana itu semua terangkum dan juga dibina oleh dari kelurahan, Pak Lurah beserta jajaran, kelurahan Sukabumi Utara,” ungkapnya.

Aji menilai Program Kampung Iklim merupakan kegiatan positif dan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim yang kini dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.

“Ini kegiatan sangat positif. Seperti kita ketahui, proklim ini adalah kegiatan adaptasi salah satunya untuk kedepannya perubahan iklim,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Proklim menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan adaptasi sekaligus mengurangi risiko dan dampak perubahan iklim di lingkungan tempat tinggal.

“sekarang sebetulnya kita sudah merasakan perubahan iklim itu seperti apa. Seperti kayak pemanasan cuaca nih saat ini, kemarau yang berkepanjangan, El Nino lah apa segala macam namanya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Aji menegaskan berbagai kegiatan lingkungan yang telah dilakukan masyarakat RW 08 perlu terus dipertahankan dan dikembangkan. Kegiatan tersebut antara lain urban farming, pemanfaatan lahan untuk menampung dan menggunakan air, penghematan energi, serta kegiatan daur ulang dan pemilahan sampah.

“Ini sangat baik sekali bagi kita semua karena proklim itu bukan sekedar seremonial ataupun kegiatan saat ini saja. Tapi ini untuk ke depannya, untuk masa depan, baik penerus kita ke depannya,” pungkasnya.

Ia berharap berbagai praktik baik yang telah dilakukan RW 08 Sukabumi Utara dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kecamatan Kebon Jeruk maupun Jakarta Barat.

“Kalau bisa, nanti terus ditambahkan, ditutur-tularkan ke wilayah lainnya, sekitarnya. Dan juga nanti perlu diupgrade lagi karena seiring waktu perkembangan teknologi, perkembangan informasi, perkembangan pengetahuan, kita harus update,” tuturnya.

Ditargetkan Tembus Tingkat Nasional

Sementara itu, Lurah Sukabumi Utara, Ali Syahidin, berharap RW 08 tidak hanya berhasil dalam tahapan verifikasi Proklim tingkat Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga dapat melanjutkan penilaian hingga tingkat nasional.

“mudah-mudahan menjadi yang terbaik di tingkat nasional ke depannya ya,” tuturnya.

Ali mengungkapkan, perjalanan RW 08 dalam membangun lingkungan berbasis Proklim tidak mudah. Pada tahap awal, pengurus wilayah harus berupaya keras mengajak sekaligus memberdayakan masyarakat agar terlibat dalam berbagai kegiatan lingkungan.

Namun, kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil positif. Saat dilakukan peninjauan, tim verifikator tingkat provinsi memberikan penilaian positif terhadap kondisi lingkungan RW 08.

“Alhamdulillah lingkungan RW 08 setelah kita kunjungi tadi bersama tim verifikasi bersama dengan Pak Camat dan memang sudah sangat bagus,” pungkasnya.

Ali berharap RW 08 Sukabumi Utara dapat menjadi proyek percontohan atau pilot project yang mendorong RW lain di Kelurahan Sukabumi Utara untuk mengembangkan program serupa.

“Harapan kami dari pihak kelurahan supaya ini menjadi pilot project yang kemudian diikuti oleh RW RW yang lain,” pungkasnya.

Bukan Kompetisi, Melainkan Apresiasi

Sementara itu, Ketua Tim Verifikator Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Susi Andriani, menegaskan bahwa keikutsertaan RW 08 Sukabumi Utara sebagai salah satu dari 32 calon penerima predikat Proklim Madya tingkat provinsi merupakan bentuk penghargaan atas partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, Program Kampung Iklim bukan sekadar ajang untuk mencari wilayah terbaik, melainkan bentuk apresiasi pemerintah terhadap masyarakat yang secara konsisten menjaga dan mengembangkan lingkungan di wilayahnya.

“Proklim ini bukan kompetisi atau perlombaan, melainkan bentuk apresiasi pemerintah kepada wilayah yang konsisten menjaga lingkungannya. Energi, kebersamaan, dan antusiasme pengurus serta kader di RW 08 ini sangat luar biasa,” puji Susi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *