Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

Keistimewaan Orang Miskin

mega career expo

Oleh: Satria Hadi Lubis

Saya pernah ketemu ibu ini (lihat foto) beberapa waktu lalu di pinggiran jalan Bintaro, Tangsel.

Saya sempat mendekati ibu ini dan memberi uang ala kadarnya. Ibu ini wajahnya langsung berubah gembira sambil berkata, “Terima kasih ya Pak…rezeki anak yatim.”

Ya Allah…Saya jadi baper karena ternyata suami dari ibu ini sudah meninggal. Mohon maaf ya Bu…belum mampu membantu banyak..

Fenomena orang-orang papa semacam ini ada di sekitar kita, bahkan mungkin ada yang lebih menyedihkan.

Saya jadi ingat hadits ini :

Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin dan kumpulkanlah aku bersama dengan orang-orang miskin pada hari kiamat”. ‘Aisyah berkata, “Mengapa –wahai Rasulullah- engkau meminta demikian?” “Orang-orang miskin itu masuk ke dalam surga 40 tahun sebelum orang-orang kaya. Wahai ‘Aisyah, janganlah engkau menolak orang miskin walau dengan sebelah kurma. Wahai ‘Aisyah, cintailah orang miskin dan dekatlah dengan mereka karena Allah akan dekat dengan-Mu pada hari kiamat”, jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam (HR. Tirmidzi no. 2352. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Bukan berarti Rasulullah menyuruh kita berdoa untuk menjadi miskin, tapi beliau sedang mengajarkan kepada kita betapa istimewanya orang miskin. Mereka mendapatkan privilege (keistimewaan) untuk masuk surga 40 tahun lebih cepat. Para ulama mengatakan jika ada ayat atau hadits bercerita tentang waktu di hari akhirat jangan samakan dengan waktu di dunia. Jika memakai patokan waktu dalam surat al Hajj ayat 47 bahwa 1 hari di sisi Allah sama dengan 1000 tahun di sisi manusia, berarti orang miskin masuk surganya kira-kira 1000x365x40 = 14.600.000 hari atau kalau dalam hitungan tahun dunia berarti 40.000 tahun lebih cepat daripada orang kaya!

Masya Allah… itulah keistimewaan orang miskin. Makanya jangan sepelekan mereka. Bantu mereka, hormati mereka dan cintailah mereka, begitu sabda Rasul dalam hadits di atas.

Ya Allah…jadikan kami orang-orang yang memuliakan orang-orang miskin dan mampu membantu mereka..aamiin yaa robbal ‘aalamin.