Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

Johan Rosihan Ajak Warga Empang Perkuat Kesadaran Ideologi dan Konstitusi

mega career expo

SALURANSATU.COM – Sumbawa — Anggota DPR/MPR RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan, ST, mengajak masyarakat memperkuat kesadaran ideologis dan konstitusional guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ajakan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR Tahun 2025 yang digelar di Aula Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Minggu (30/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WITA ini diikuti oleh masyarakat Kecamatan Empang. Sosialisasi tersebut menjadi sarana dialog kebangsaan antara wakil rakyat dan masyarakat dalam memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Johan Rosihan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS MPR RI, menegaskan bahwa Empat Pilar MPR—Pancasila, UUD NRI Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Ia menjelaskan, Pancasila sebagai ideologi negara menjadi pedoman moral dan arah pembangunan nasional. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam sikap, kebijakan, serta perilaku sehari-hari masyarakat.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga panduan hidup berbangsa yang harus diimplementasikan secara nyata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Johan Rosihan menyampaikan bahwa UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR berfungsi sebagai landasan konstitusional dalam penyelenggaraan negara agar berjalan sesuai prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum. Pemahaman konstitusi dinilai penting agar masyarakat berperan aktif sebagai subjek demokrasi.

Terkait NKRI, ia menegaskan bahwa bentuk negara tersebut bersifat final dan harus dijaga bersama dari berbagai ancaman, baik ideologis, sosial, maupun kultural. Penguatan wawasan kebangsaan di daerah, menurutnya, menjadi salah satu kunci dalam menjaga persatuan nasional.

Sementara itu, semboyan Bhinneka Tunggal Ika disebut sebagai cerminan jati diri bangsa Indonesia yang majemuk. Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama perlu dirawat dengan semangat toleransi dan saling menghormati.

Melalui kegiatan ini, Johan Rosihan berharap masyarakat Empang semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, sehingga mampu berperan sebagai benteng sosial dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas nasional, dimulai dari lingkungan terdekat.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR tersebut sekaligus menegaskan komitmen MPR RI dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan hingga ke tingkat masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *