SALURANSATU.COM – Sumbawa — Anggota DPR/MPR RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan, ST, menegaskan pentingnya merawat kebhinnekaan sebagai fondasi utama dalam meneguhkan kebangsaan Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR Tahun 2025 yang digelar di Aula Desa Badas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Selasa (17/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA itu diikuti oleh masyarakat Kecamatan Alas dengan antusias. Sosialisasi mengangkat tema “Merawat Kebhinnekaan, Meneguhkan Kebangsaan”, yang dinilai relevan dengan kondisi kebangsaan di tengah dinamika sosial dan budaya masyarakat yang semakin beragam.
Dalam pemaparannya, Johan Rosihan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR—meliputi Pancasila sebagai ideologi negara, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara —merupakan nilai fundamental yang harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, Pancasila menjadi titik temu yang menyatukan seluruh elemen bangsa,” ujar Johan Rosihan.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap UUD NRI Tahun 1945 dan Ketetapan MPR sebagai pedoman dalam kehidupan demokrasi dan bernegara, agar masyarakat memiliki kesadaran hukum dan kebangsaan yang kuat. Sementara itu, NKRI sebagai bentuk negara final harus terus dijaga bersama dari berbagai potensi ancaman yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut Johan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna strategis dalam konteks Indonesia yang majemuk. Keberagaman, kata dia, bukan alasan untuk terpecah belah, melainkan kekuatan besar jika dikelola dengan semangat toleransi, saling menghormati, dan gotong royong.
Pelaksanaan sosialisasi ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan Bulan Pancasila, sehingga diharapkan mampu memperkuat kesadaran ideologis masyarakat terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan persembahan budaya dan tari-tarian khas Sumbawa sebagai wujud pelestarian kearifan lokal.
Masyarakat Kecamatan Alas menyambut positif kegiatan ini. Selain memperoleh pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, peserta juga merasa dilibatkan dalam dialog yang kontekstual dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR, Johan Rosihan berharap nilai-nilai Pancasila dan semangat kebhinnekaan dapat terus tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat sebagai benteng ideologis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.









