SALURANSATU.COM – Sumbawa — Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan, ST, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui Empat Pilar MPR dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR Tahun 2025 yang digelar di Aula DPD PKS Kabupaten Sumbawa, NTB, Rabu pagi (17/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.30 WITA itu diikuti oleh masyarakat serta simpatisan PKS Kabupaten Sumbawa. Johan Rosihan hadir sebagai Anggota DPR/MPR RI Dapil NTB I dan Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, menyampaikan materi dalam suasana dialogis dan penuh keakraban.
Dalam pemaparannya, Johan menekankan bahwa Empat Pilar MPR, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, bukan sekadar konsep normatif, melainkan nilai yang harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pancasila harus menjadi sumber nilai dalam bersikap dan bertindak, dimulai dari lingkungan terkecil hingga ruang publik,” ujar Johan di hadapan peserta.
Ia menjelaskan, UUD NRI Tahun 1945 dan Ketetapan MPR berfungsi sebagai pedoman hukum dalam menjaga keadilan dan ketertiban sosial. Sementara itu, NKRI merupakan konsensus final bangsa yang harus dijaga melalui semangat persatuan dan solidaritas sosial.
Menurut Johan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan realitas keberagaman Indonesia yang harus dirawat dengan sikap saling menghormati. Perbedaan latar belakang masyarakat justru menjadi kekuatan dalam membangun bangsa yang kokoh dan berkeadaban.
Kegiatan ini juga membuka ruang dialog antara peserta dan narasumber. Berbagai aspirasi dan pandangan kebangsaan disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari proses pembelajaran bersama.
Melalui sosialisasi ini, Johan Rosihan berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran ideologis dan konstitusional, serta mampu menjadi agen pemersatu dan teladan di lingkungan masing-masing.









