SALURANSATU.COM – Jakarta, 19 Februari 2026 — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, meminta pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Ia menilai momentum Ramadan identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat yang berpotensi memicu kenaikan harga.
Pernyataan tersebut disampaikan Anis dalam agenda PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna penutupan masa sidang DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, Ramadan selalu diiringi lonjakan aktivitas ekonomi, baik dari sisi konsumsi rumah tangga maupun perputaran uang di masyarakat. Karena itu, kebijakan pemerintah dinilai perlu difokuskan pada upaya menjaga daya beli.
“Menjelang Ramadan biasanya perputaran uang tinggi dan kebutuhan masyarakat meningkat. Pemerintah harus mampu menekan agar harga-harga tidak naik, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dan menjalani Ramadan dengan tenang,” ujar Anis.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas datangnya bulan suci Ramadan serta berharap kondisi ekonomi nasional terus membaik agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk tanpa terbebani persoalan ekonomi.
Sebagai anggota Komisi XI yang membidangi keuangan dan perekonomian nasional, Anis menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi agar tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya pada momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri.
“Kita berdoa, mudah-mudahan ekonomi kita sehat dan baik,” tutupnya.
Komisi XI DPR RI, lanjutnya, akan terus mendorong kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional demi melindungi daya beli masyarakat.









