Moderat dan Mencerdaskan
Indeks

Siapkan Tenaga Profesional, SMKN 3 Kota Bekasi Berikan Banyak Materi Praktek

mega career expo

SALURANSATU.COM – SMKN 3 Kota Bekasi terus menciptakan siswa menjadi siswa yang berkualitas, dimana para siswa terus di berikan praktek dan juga teori yang nantinya akan membawa mereka ke dunia industri yang profesional.
Siswa yang ada di SMKN 3 Kota Bekasi, dalam satu minggu mendapatkan pelajaran praktek yang di selipkan oleh materi teori di masing masing jurusan. Selain itu juga, siswa SMKN 3 Kota Bekasi di berikan kebebasan untuk melakukan hal hal yang menunjang prestasi mereka dalam prestasi akademik dan juga non akademik.
Menurut kepala sekolah SMKN 3 Kota Bekasi Sugiyono, SMKN 3 Kota Bekasi sudah menerapkan kurikulun 2013, dimana di dalam kurikulum tersebut menyebutkan bahwa siswa harus di wajibkan mengingikuti pelajaran hingga sore, karena dalam satu minggu mereka di berikan pelajaran sebagai bekal mereka setelah lulus akan bersaing dengan tenaga asing di dunia industri yang profesional.
“Siswa SMK tujuan akhirnya adalah sebagai pekerja, maka dari itu kami mencoba dan pastinya memberikan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan masing masing jurusan yang ada di SMKN 3 Kota Bekasi,”ujarnya.
Lebih jauh, Sugiyono menambahkan, bahwa para siswa mereka menerima pelajaran seminggu 24 jam dan setiap pelajaran mereka mendapatkan waktu 45 menit, jadi untuk SMK dengan waktu segitu bisa sangat produktif karena dari pagi hinga sore mereka bisa menerima tori dan langsung juga bisa di parktekan.
“Kita tidak bisa menjalan kan dua shift, karena dengan waktu durasi 45 menit setiap pelajaran bisa sangat efektif untum siswa teori dan juga praktek. Selain itu juga, dengan waktu 45 menit setiap pelajaran siswa bisa merasakan teori langsung praktek karena memang SMK berbeda dengan SMA,”pungkasnya.
Lanjut Sugiyono mengatakan, seperti halnya siswa jurusan Tata Boga, mereka setelah mendapatkan teori langsung mengerjakan praktek, bahkan hasil praktek yang mereka lakukan di jual di lingkungan sekolah.
“Siswa tata boga hasil prakteknya di jual ke teman teman dan juga guru yang yang ada di SMKN 3, mereka membuat makanan dan hasil penjual buat mereka kelolal untuk membeli bahan, tentunya sekolah juga membantu mereka untuk praktek mereka,”ungkapnya. (*)
 
 
whatsapp-image-2016-09-19-at-18-19-16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *