SALURANSATU.COM – Kabupaten Sumbawa, NTB — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Johan Rosihan, ST, mengajak masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat persatuan dan komitmen kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, (14 Desember 2025), pukul 13.00–17.00 WITA, bertempat di Aula Ghafir Center, Kabupaten Sumbawa, dan diikuti oleh masyarakat Kecamatan Sumbawa Besar dari berbagai latar belakang.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas konstitusional MPR RI dalam menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat secara berkelanjutan dan inklusif.
Dalam pemaparannya, Johan Rosihan menyampaikan materi Empat Pilar MPR RI, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat Pilar MPR RI merupakan pegangan bersama seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai ini harus terus dirawat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan dan keutuhan bangsa tetap terjaga,” ujar Johan Rosihan.
Johan Rosihan yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IV, Sekretaris Fraksi PKS MPR RI, serta Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Persatuan tidak hanya dibangun melalui kebijakan dari atas, tetapi juga melalui kesadaran dan partisipasi masyarakat dari bawah. Di situlah letak kekuatan utama bangsa Indonesia,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan dialogis, dengan sesi diskusi yang membahas berbagai tantangan kebangsaan di tingkat lokal, seperti penguatan persatuan, toleransi, serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Melalui kegiatan ini, MPR RI berharap masyarakat Kecamatan Sumbawa Besar semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai wujud nyata cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara.









