SALURANSATU.COM – Jumat, (23/4/2021)- Bertepatan dengan momen Peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati melakukan kunjungan ke Yayasan Pulo Kambing di Jl. Swadaya PLN no.1 RT.1/RW.2, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Anis menyatakan kunjungannya bertujuan agar PKS dan Yayasan Pulo Kambing bisa berkolaborasi yang Rahmatan Lil ‘Alamin. Rahmat bagi semesta alam.
“Ini adalah satu berkah bagi PKS. Ibu Vera adalah aktivis lingkungan. Banyak sekali yang telah beliau lakukan. Secara lokal dan nasional. Dengan kerelaan sendiri Bu Vera menyatakan ingin bergabung dengan PKS. Ini tentu menjadi satu karunia buat PKS. Karena sejak awal beliau berjuang meningkatkan kapasitas perempuan, terutama bagi ibu-ibu yang tidak bekerja. Dan programnya real,” ujar Anis yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Bergabungnya aktivis lingkungan ke PKS kata Anies menjadi satu kabar baik buat PKS. Ia berharap dengan bergabungnya Vera dan tim serta seluruh jaringan dan hasil kerjanya, PKS bisa lebih bergerak aktif dan memiliki solusi nyata. Bukan hanya meningkatkan kapasitas sosial tapi juga kapasitas ekonomi karena pandemi ini sudah berdampak ke ekonomi.
“Kita ingin ini jadi program unggulan PKS. Solusi untuk meningkatkan kapasitas kaum perempuan terutama kalangan ibu yang tidak bekerja. Ibu-ibu sudah ada solusi dari PKS. Sebetulnya Bank sampah sudah lama ada di PKS. Baru sekarang di DKI Jakarta ini jadi satu langkah progresif kita. Insya Allah jadikan peluang kerja yang lebih nyata,” imbuhnya.
Anis mengatakan, Ekonomi Indonesia masih terpukul akibat pandemi covid-19. “Dan kita belum pulih sampai sekarang. Ini bukan hanya menimpa laki-laki tapi
Kaum perempuan di UMKM yang levelnya ada di usaha mikro, bahkan Ultra mikro, kecil dan menengah. Semua sedang terpuruk,” jelasnya.
“Walaupun kita juga menghargai program pemerintah terkait bagaimana membuat program UMKM. Tentu saja kita tak bisa andalkan itu. PKS juga punya program yang bisa tingkatkan ekonomi ibu-ibu di UMKM, ultra mikro dan menengah,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut kegiatan hari ini, Anis menyatakan akan melakukan kolaborasi dengan Vera selaku pendiri yayasan.
“Nanti tindak lanjutnya kita akan bicarakan dengan Bu Vera untuk bergabung dengan usaha-usaha kita yang lain. Judulnya kolaborasi. Apa yabg bisa dilakukan bersama-sama sehingga semua bisa jadi solusi. Saat UMKM mandeg masih ada yang bisa dilakukan untuk bisa membantu ekonomi para ibu. Ada bank sampah, hidroponik, dan ini bisa diberikan pelatihannya. Ibu-ibu tetap bisa bangkit dengan pelatihan yang diberikan,” ungkapnya.
Adapun yang dimaksud dengan Kolaborasi Rahmatan Lil ‘Alamin, kata Anis karena PKS memiliki visi bagaimana Islam jadi Rahmat bagi semesta alam. Keberadaan PKS jadi Rahmat bagi masyarakat Indonesia. Rahmat yang bukan hanya bagi manusia tetapi bagi makhluk lainnya yang ada. Termasuk di dalamnya ikut mengatasi masalah sampah.
“Sampah itu jadi salah satu masalah besar di Indonesia. Jakarta saja sampai kehabisan tempat untuk pembuangan sampah. Bank sampah jadi solusi Implementatif untuk diterapkan di Jakarta karena juga bernilai ekonomis dan membuat lingkungan jadi sehat,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ke depannya apa yang jadi cita-cita saya, dan teman-teman di yayasan agar bisa dimudahkan jalan dan lebih bisa menebar manfaat. Sayap kami makin lebar insya Allah dengan PKS akan lebih baik,” tukas Anis.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Pulo Kambing, Vera Nofita berharap program yang sudah dibuat bisa lebih tersebar luas dan dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.
“Terutama dari sisi ekonomi, untuk mengentaskan masalah kemiskinan, dan permasalahan sampah jadi salah satu solusi mengentaskan masalah kemiskinan.
Juga agar perempuan bangkit, di Rumah pun bisa tetap produktif,” pungkasnya.
Yayasan Pulo Kambing yang didirikan Vera Nofita ini memiliki beberapa produk program unggulan salah satunya Bank Sampah. Selain Bank Sampah, ada Karya Kreasi, Petani Hidroponik, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah.
Bank Sampah sendiri adalah sebuah program menabung sampah di Yayasan Pulo Kambing untuk mengedukasi warga agar melakukan pilah sampah dari sumbernya (rumah, kantor, sekolah).
Di dalamnya juga ada jasa trainer, jasa pendampingan (Pendirian Bank Sampah) dan jasa penjemputan (Tabungan sampah).
(Denis)









