SALURANSATU.COM – Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo secara resmi menerima 181 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode Januari–Februari 2026. Penerimaan dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo dalam acara resmi di Aula Bappeda Kabupaten Wonosobo, Selasa (7/1/2026).
Sebanyak 181 mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN selama 35 hari, terhitung mulai 7 Januari hingga 10 Februari 2026. Para mahasiswa ditempatkan di 17 desa yang tersebar di Kecamatan Wadaslintang dan akan didampingi oleh sembilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Acara penerimaan turut dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo, Camat Wadaslintang, serta jajaran perangkat daerah terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menandai dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan KKN sebagai bagian dari penguatan pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Bupati Wonosobo mengajak mahasiswa menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran sosial yang nyata. Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati, keterbukaan, serta kemauan untuk belajar langsung dari masyarakat desa.
“Desa adalah ruang pembelajaran yang kaya nilai, pengalaman, dan kearifan lokal. Saya berharap adik-adik bisa berbaur, mendengar, dan bekerja bersama warga,” ujar Bupati Wonosobo.
Bupati juga berharap kehadiran mahasiswa KKN Unsoed dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa, sekaligus menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami persoalan pembangunan di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Teguh Cahyono, pimpinan Unsoed yang hadir mewakili Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), menegaskan bahwa KKN bukan sekadar program akademik, melainkan ruang pembelajaran bersama antara mahasiswa dan masyarakat. KKN diarahkan untuk memperkuat resiliensi dan kemandirian desa melalui pemberdayaan masyarakat.
Tema KKN Unsoed Semester Genap 2025/2026 mengusung tajuk “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.”
Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan KKN Wonosobo, Ahmad Sabiq, menyampaikan bahwa program kerja KKN Unsoed di Kecamatan Wadaslintang mencakup lima bidang utama, yakni ekonomi desa, pemberdayaan lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan desa. Program tersebut diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Untuk membekali mahasiswa sebelum terjun ke desa, rangkaian acara penerimaan juga diisi dengan paparan dari Dinas Pariwisata serta Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo. Materi meliputi pengembangan potensi desa berbasis pariwisata serta penguatan sektor pertanian dan pangan bergizi sebagai fondasi ketahanan dan ekonomi pedesaan.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, pelaksanaan KKN Unsoed di Kabupaten Wonosobo diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.









