Solidaritas Peduli Kanker, Mahasiswa LSPR Gelar Creative Fest 2020 - saluransatu.com

Solidaritas Peduli Kanker, Mahasiswa LSPR Gelar Creative Fest 2020

SALURANSATU.COM – Sukses menggelar hasil karya kreatif mahasiswa dua tahun berturut-turut, tahun ini LSPR Communication & Business Institute kembali selenggarakan LSPR Cre-ART-ive Fest 2020. Berlokasi di LSPR Transpark Bekasi, acara yang telah memasuki tahun ke-3 ini dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2020, mulai pukul 08.00 hingga 18.30 WIB. Festival tahun ini bertema POP ART, melalui tampilan warna sebagai representasi penyakit kanker. Melibatkan mahasiswa dari 6 jurusan, yaitu Mass Media Communication, Digital Media Communication & Advertising, Performing Arts Communication, Entrepreneurship Business Communication, and Hospitality Communication Management & MICE. LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 merupakan wadah bagi mahasiswa ke-6 jurusan tersebut untuk menampilkan hasil karya kreatifnya, sekaligus bentuk kepedulian terhadap bahaya penyakit kanker. Talkshow, exhibition, competition dan workshop, adalah ragam acara yang dapat ditemui dalam kegiatan ini.

Tema POP ART pada LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 ditampilkan melalui warna-warna meriah di seluruh venue acara. Warna-warna tersebut merepresentasikan berbagai jenis penyakit kanker, tujuannya untuk mencapai awareness pengunjung terhadap penyakit tersebut. Rangkaian kegiatan yang digelar oleh mahasiswa ini, merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial generasi muda yang peduli akan bahaya penyakit kanker. Seluruh keuntungan yang diperoleh pada acara LSPR Cre-ART-ive Fest 2020, akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Kegiatan ini adalah bentuk dukungan LSPR kepada para pejuang kanker di Indonesia. Kepedulian mahasiswa yang terangkai dalam wadah kreatifitas, merupakan aplikasi ilmu dan teknologi di masa depan sebagai realitas tanpa batas.

Founder & CEO LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR, menekankan bahwa bentuk kepedulian generasi muda bisa dikemas dalam berbagai kegiatan yang sesuai dengan passion dan keterampilan mereka. Festival tahunan yang mewadahi kreatifitas mahasiswa ini menjadi salah satu kegiatan sosial yang bermuara pada bentuk solidaritas mahasiswa akan bahaya penyakit kanker. “Hasil-hasil karya kreatif mahasiswa yang terjual pada acara ini akan disumbangkan melalui YKI”, ujar Prita. LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 menampilkan ragam acara yang dikelola oleh mahasiswa LSPR sebagai implementasi keilmuan yang menjadi konsentrasi ilmu di jurusannya masing-masing.

Mikhael Yulius Cobis, M.Si, M.M, Ketua Program Studi Komunikasi LSPR Communication & Business Institute menambahkan, “upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir serta bertindak mahasiswa. Kegiatan ini juga merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi”. LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 bertujuan pula untuk menyiapkan mahasiswa menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan mandiri, kreatif dan arif. Mahasiswa diberikan peluang mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni. “Saya sangat mengapresiasi gagasan yang muncul dari mahasiswa dan semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Mikhael.

It’s Podcast Time! acara talkshow bersama Ankatama dan Radhini dari podcast ‘RAPOT’, menjadi rangkaian acara dalam LSPR Cre-ART-ive Fest 2020. Kedua Nara Sumber ini mengurai topik mengenai produksi podcast yang menarik bagi pendengarnya. Selain itu, terdapat dua talkshow lainnya yang membahas mengenai dunia start-up business dengan tema inovasi kreatif dalam memulai sebuah bisnis. Pengunjung dapat mengikuti talkshow ini di lantai 11 kampus LSPR Transpark Bekasi.

Sementara itu di lantai 2 terdapat gelaran exhibition hasil karya kreatif dari mahasiswa Entrepreneurship Business Communication. Pengunjung dapat menyaksikan hasil-hasil karya kreatif pada pop up booth selama acara berlangsung. Tidak hanya memamerkan, namun karya-karya ini juga dijua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *