Merasa Tidak Dihormati, Banteng '98 Pindah Gerbong ke Paslon 2 - saluransatu.com

Merasa Tidak Dihormati, Banteng '98 Pindah Gerbong ke Paslon 2

SALURANSATU.COM – Kekecewaan sebagian kader PDI P Kota Bekasi atas sikap Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi  – Tri Adhianto yang tak memasukkan partainya dalam daftar partai pengusung membuat Banteng 98 mengalihkan suara dukungannya ke Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Nur Supriyanto – A.dhi Firdaus (NF).
Alasan Banteng 98 memberikan dukungannya ke Paslon NF menurut, Sahat P Rikky Tambunan, selaku Ketua Banteng 98 dan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi yang juga Ketua Parkindo (Partisipasi Kristen Indonesia) Kota Bekasi bermaksud memperjuangkan martabat partai yang ternoda oleh karena itu  mereka merasa perlu memperbaikinya.
Ternoda disebabkan hari ini PDI Perjuangan dengan posisi sebagai partai pemenang di Legislatif dengan memiliki 12 Kursi di DPRD dari 50 Kursi yang ada di DPRD dan 24% suara di DPRD yang berarti bisa mengusung sendiri calon Walikota dan Wakil Walikotanya. Ternyata tidak mampu dan ini menunjukan bahwa pemimpin PDI Perjuangan Kota Bekasi tidak memiliki semangat perjuangan yang juga berarti semangat kekuasaan, kata Rikky.
Hal yang sama pentingnya ungkap Ricky adalah Banteng 98 ingin melawan karena kami melihat bahwa tanda tangan Ketua Umum PDI P, Hj Megawati Soekarno Putri Presiden Ke 5 Republik Indonesia yang mengeluarkan rekomendasi untuk berkoalisi dengan Pasangan Calon Rahmat Effendi-Tri Adhianto tidak dihormati bahkan tidak digubris dan cenderung diabaikan.
“Ini terbukti dari tidak masuknya PDI Perjuangan Kota Bekasi sebagai partai pengusung koalisi calon Nomer 1 Kota Bekasi dengan alasan terlambat memberikan rekomendasi. Padahal masih ada waktu tiga jam untuk bisa memasukan partai kami sebagai partai koalisi, hal ini membuat Kami marah dan tersinggung,” ucap Rikky kesal.
Lantaran Rikky menilai selama ini Banteng 98 melihat semangat perjuangan ini tidak dimiliki oleh kawan-kawan yang duduk di struktural Partai PDI Perjuangan Kota Bekasi. Untuk itu Banteng 98 memilih memdukung Paslon NF.
“Adapun bentuk dukungan kami, Banteng 98 kepada Pasangan Calon No 2, Nur Supriyanto dan Andi Firdaus karena ingin Kota Bekasi maju dan memuliakan sumber daya manusia lewat pembangunan dalam kebersamaan di dalam masa kepemimpinan mereka kedepan, dimana ini tidak ditunjukan oleh pemimpin yang lama,” ucapnya saat deklarasi dukungan Banteng 98, Rabu (30/5/2018) Apartment Senter Point Blok C Bekasi Barat, Jawa Barat.
Rikky mengaku bentuk dukungan Banteng 98 yang riil kepada Paslon NF nomor urut 2 adalah dukungan suara untuk menyumbangkan 60.000 suara dari PDI Perjuangan Kota Bekasi.
“Kami yakin kami bisa untuk memperoleh minimal 60.000 suara tersebut dan kami juga menyumbangkan suara yang sama kepada Pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan sebagai calon Gubernur dan Wakil di Jawa Barat,” ucapnya yakin. 
Ini pula lanjut Ketua Banteng 98 yang mendasari   nama gerakan ini Banteng 98 dimana disaat itu Kami berani melawan kekuasaan orde baru dengan semangat perjuangan dan rela berkorban nyawa yang akhirnya bisa menumbangkan orde tersebut semata karena membela Ketua Umum yang kala itu hendak di bungkam oleh kekuasaan.
“Ketua Umum Kami, Ibu Hj Megawati Soekarno Putri, Putri Proklamator Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia ke 5 yang merupakan simbol partai wajib kami bela dan sebagai bentuk dari perlawanan. Saya kumpulkan teman-teman yang se ide dan semangat perjuangan untuk Membela Marwah Ketua Umum Partai Kami yang sudah dilecehkan oleh pasangan calon, ” tegasnya.
Dikatakan Rikky yang juga mantan Kordinator PDI P Kecamatan Bekasi Timur 1998 , keberadaan Banteng 98 yang dipimpinnya adalah kumpulan para politisi PDI Perjuangan Kota Bekasi yang bersatu dalam ide dan persepsi. (Sofi/dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *