Sambut HUT Bekasi, Wawali Ahmad Syaikhu Rilis "Buku Bekasi Rumah Kita” - saluransatu.com

Sambut HUT Bekasi, Wawali Ahmad Syaikhu Rilis "Buku Bekasi Rumah Kita”

SALURANSATU.COM – Jelang hari jadi Kota Bekasi yang ke 20, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu merilis buku. Buku ini sebagai kado perayaan hari jadi Kota Bekasi. Buku tersebut merupakan kumpulan tulisan Wakil Walikota Ahmad Syaikhu di media blog Kompasian.com.
Sejak tahun 2013, Ahmad Syaikhu rutin mempublis tulisan di blog kompasiana.com. Ahmad Syaikhu mengatakan tulisan-tulisannya di Kompasiana.com merupakan pemaknaanya terhadap perkembangn dan dinamika di Kota Bekasi.
“Ternyata sudah banyak artikelnya, untuk terdokumentasi dengan baik maka saya buku kan saja. Masyarakat Kota Bekasi juga bisa membacanya lengkap dalam satu buku,” Ahmad Syaikhu.
Selain itu, ia berharap buku ini bisa menjadi stimulus dalam mebudayakan tradisi literasi di Kota Bekasi. Buku ini diharapkan bisa menjadi khasanah dalam meningkatkan budaya literasi di Kota Bekasi. Menurutnya, Kota Bekasi harus menjadi kota pelopor dalam meningkatkan budaya literasi.
“Kota yang maju, kota yang memiliki tradisi kuat dalam literasi. Dalam banyak kesempatan saya selalu mendorong warga Kota Bekasi untuk menjadikan literasi sebagai gaya hidup,” katanya.
Perkembangan gadget kata Ahamd Syaikhu telah meminggirkan tradisi literasi di tengah masyarakat. Menurut Ahmad Syaikhu ini persoalan serius dalam membangun masyarakat melek literasi.
Ia berharap dengan merilis buku ini di usia Kota Bekasi yang ke 20 menjadi pemicu tumbuhnya budaya literasi. Usia ke 20 tahun Kota Bekasi harus menjadi titik awal bagi kita untuk menumbuhkan tradisi literasi.
Acara launching buku sendiri akan dilakukan pada Kamis (9/2) di Hotel Santika Kota Bekasi. Menurut rencana Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan isteri Netty Heryawan akan menghadiri acara launching Buku Bekasi Rumah Kita tersebut.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi juga sudah menyatakan kehadiraanya di acara tersebut. Sejumlah pejabat dan tokoh politik akan hadiri launching buku karya Ahmad Syaikhu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *