Dispera Gelar Sosialisasi Bio Security Bagi Pedagang Unggas - saluransatu.com

Dispera Gelar Sosialisasi Bio Security Bagi Pedagang Unggas

Dispera Gelar Sosialisasi Bio Security Bagi Pedagang Unggas
WhatsApp Image 2016-09-01 at 19.37.15
SALURANSATU.COM – Dinas Perekonimian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi melakukan sosialisasi terkait penggunaan Bio Security kepada sejumlah perwakilan pedagang unggas dari seluruh pasar yang ada di Kota Bekasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Griya Wulansari, Kamis (01/09).
Kepala Dinas Perekonomian Rakyat Abdul Iman, mengatakan sosialisasi bio securty dimaksdkan untuk menekan penularan penyakit unggas kepada manusia terutama dilingkungan pasar karena unggas yang di datangkan dari luar kota Bekasi belum diketahui kondisinya, juga pada umumnya tempat penjualan unggas dipasar tradisional bekasi kurang maksimal dalam menjaga kebersihan, sehingga kotorannya berceceran, disamping itu pula para pedagang kurang menyadari pentingnya membersihkan tubuhnya setelah behubungan dengan unggas, jadi dengan adanya sosialisasi ini, pesertanya yang umumnya kepala unit pasar, petuhas kebrsihan dan pedagang unggas dipasar dapat menyerap ilmu untuk diterapkan dilingkungan pasar, diharapkan nantinya para kepala unit agar dapàt menata kembali tempat penjualan dan pemotongan unggas supaya penyebaran penyakit unggs dapat ditekan penyebarannya,” pungkasnya.
Sosialisasi Biosecurity sendiri merupakan program kegiatan penyemprotan kandang-kandang unggas guna membunuh kuman-kuman yang ada pada unggas yang  dapat menyebabkan timbulnya virus hewan menggunakan cairan desinvektan yang berfungsi untuk membunuh virus Avian Encephalomyelitis (AE), yang biasa menyerang hewan unggas terutama ayam ternak.
“Jadi tujuan sosialisasi Biosecurity ini ialah kita memberikan pemahaman kepada para pedagang unggas yang ada dipasar-pasar diseluruh Kota Bekasi untuk melakukan penyemprotan Biosecurity terhadap kandang unggas guna membersihkan hewan unggas dari kuman yang menyebabkan virus atau penyakit seperti flu burung,” jelas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispera Kota Bekasi, dr Satya Sriwijayanti kepada saluransatu.com, Kamis (01/09).
Program Biosecurity sendiri diakui wanita yang akrab disapa dr Tia ini, merupakan program Pemerintah untuk menekan penyebaran virus unggas. Untuk sosialisasinya dilakukan tiap satu tahun sekali. Dan kegiatan penyemprotan biosecurity sendiri harus dilakukan oleh para pedagang unggas setiap hari sesudah melakukan aktivitas berdagang.
“Sejak berjalannya program biosecurity ini beberapa tahun yang lalu, sangat berdampak sekali terhadap penekanan penyebaran virus unggas, terutama virus flu burung. Sejak tahun 2014 lalu, tingkat penyebaran virus flu burung yang menyerang unggas di Kota Bekasi sangat menurun drastis bahkan mencapai 0 persen. Jadi, dua tahun belakang ini sudah tidak ditemukan lagi adanya hewan unggas yang terkena flu burung,” ujarnya.
Jumlah pasar yang ada di Kota Bekasi sendiri berjumlah 54 pasar. Dimana 14 pasar yang merupakan milik Pemerintah Kota Bekasi dan 40 pasar lainnya merupakan pasar lingkungan. Dimana pada setiap pasar memiliki kurang lebih 20 pedagang unggas atau hewan ternak yang membutuhkan desinvektan untuk dilakukan biosecurity.
“Tiap pedagang biasanya menghabiskan satu liter desinvektan untuk biosecurity selama satu minggu. Desinvektan sendiri bersifat kental, jadi masih harus dilarutkan dengan air. Dan untuk penyediaan desinvektan sendiri ada dikantor kami dan biasanya didistribusikan oleh pengelola pasar,” tambahnya.(dns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *