20 PNS Pemkot Bekasi Dipecat di Hari Pertama Pasca Labaran - saluransatu.com

20 PNS Pemkot Bekasi Dipecat di Hari Pertama Pasca Labaran

20 PNS Pemkot Bekasi Dipecat di Hari Pertama Pasca Labaran
WhatsApp-Image-20160711
Salahsatu.com – Sebanyak 20 Pegawai Negeri Sipil pemerintah Kota Bekasi Diberhentikan dengan tidak hormat dan diturunkan dari jabatan, Senin (11/7) pagi.
Pengumuman ini dibacakan saat apel pagi pertama usai libur Ramadhan oleh Kepala Bidang kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sajekti Rubiah atas amanah dari Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
“Yang dikenakan sanksi adalah aparatur yang tidak masuk selama 145 hari, yaitu diberhentikan secara tidak hormat. Kalau yang lain, jabatannya dturunkan pangkatnya selama 3 tahun. Itu berlaku bagi yang tidak masuk kerja dibawah 145 hari. Kebanyakan 65 hari dia tidak masuk kerja,” ujar Yekti kepada saluransatu.comĀ usai pelaksanaan apel.
Yekti mencatatkan, 20 pegawai tersebut diberhentikan hanya dalam jangka waktu 1 bulan antara mei dan juni. Sementara dinas yang terkena jenis hukuman tersebut ialah Dinas Pendidikan, Satpol PP, Dinas Kebersihan, Dinas Perhubungan, hingga aparatur kecamatan.
“Jadi aparatur harus rajin masuk kerja, karena memang kita sebagai pelayanan masyarakat harus melayani sebaik mgkin. Ini yg kena hukuman berat dapat dijadikan sebagai contoh. Yaitu mereka yang sudah tidak dsiplinnya overload,” pungkas Yekti.
Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa ini merupakan salah satu bentuk ketegasan oleh pemerintah daerah terhadap aparatur pemerintahan karena merupakan proses dalam kode etik.
“Hari ini saya memang sengaja minta dikumpulkan semua. terutama struktural yg ada di lingkungan pemkot untuk membentuk kedisiplinan dan sama-sama kita silaturahmi, saling memaafkan dalam proses interaksi pribadi,” ujarnya.
Menurutnya, ada tugas jabatan dan tanggung jawab baik yang berkenaan dengan proses keseharian.
“Kita harus ubah karakter menahun yang sudah akut secara bertahap. Membangun karakter memang bukan persoalan yang mudah, karena ini tentang proses budaya. Namun tahapan ini dapat kita capai berkat komitmen dan konsistensi aparatur,” tandas pria yang akrab disapa Pepen ini.(daa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *