Surat Terbuka Untuk Kongres PDIP

Kongres PDIP di Bali dilakukan saat bencana asap melanda beberapa provinsi di Indonesia. Di Pulau Sumatera, asap menyelimuti Aceh, Riau, Jambi dan Sumsel. Di Pulau Kalimantan, asap mengepung Kalteng dan Kalsel. Krisis lingkungan hidup ini nyata terlihat dan dirasakan, terutama oleh masyarakat yang hidup di wilayah yang terpapar asap.

Kualitas kesehatan mereka menurun. Dampak bagi kesehatan generasi berikutnya sungguh menjadi tantangan bagi Slogan perayaan Kemerdekaan Indonesia ke 74 tahun ini : SDM Unggul, Indonesia Maju. Beberapa studi menyatakan bahwa generasi yang terkena dampak polutan asap akan menurun drastis kesehatan dalam jangka panjang.
Asap dan kebakaran lahan hanya salah satu wujud krisis lingkungan hidup di Indonesia, selain polusi udara, sampah, dan air bersih.

Kongres PDIP di Bali juga dilaksanakan dalam situasi intensitas bencana alam yang menguat. Gempa, cuaca ekstrem dan banjir sudah begitu lekat dengan kehidupan warga bangsa Indonesia.
Semoga dalam Kongres PDIP isu Krisis Lingkungan Hidup dan Bencana menjadi salah satu isu dan agenda penting yang dibicarakan. Sebagai partai politik pemenang pemilu menjadi sangat signifikan jika PDIP melahirkan pernyataan dan solusi tentang krisis Lingkungan Hidup dan Bencana.

Selamat Kongres!
Merdeka!

Salam Hijau

Koornas Poros Hijau Indonesia : RIVANI NOOR

Be the first to comment on "Surat Terbuka Untuk Kongres PDIP"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.