KPAI : Anak-anak Korban Insiden 22 Mei Sudah ‘Bebas’ dan Bisa Berlebaran

SALURANSATU.COM – Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih tetap memantau pelaksanaan proses pemeriksaan terhadap 52 anak korban aksi 22 Mei 2019 yang diduga terlibat kegiatan demonstrasi.

“Posisi Ananda saat ini dalam “titipan” karena mereka tidak memiliki catatan surat penangkapan maupun surat penahanan, hanya terkait proses penyelidikan.” Demikian disampaikan Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty kepada saluransatu.com Selasa, (4/6/2019) siang.

Sebagian besar anak-anak ini setelah pemeriksaan oleh pihak penyidik, bisa dilakukan diversi yaitu Pengalihan penyelesaian perkara Anak dan proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana (Pasal 1 angka 7 UU nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana pada Anak/SPPA), terlebih dalam pasal selanjutnya yakni Pasal 5 ayat (3) menegaskan bahwa “dalam sistem Peradilan Pidana Anak wajib diupayakan diversi”

Dalam prosesnya, selain didampingi oleh orang tua/wali, anak juga didamping oleh Penasihat Hukum, Pekerja sosial dan pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) sebagai salah satu unit pelaksana teknis di bidang pembinaan luar lembaga pemasyarakatan.

Balai ini bertugas memberikan bimbingan kemasyarakatan dan pengentasan anak.
Terkait kendala teknis berkenaan dengan libur Panjang menghadapi Iedul Fitri ini
Maka belum seluruh anak bisa mendapatkan pemeriksaan, untuk itu kepada mereka telah dilakukan pemberian izin melaksanakan lebih dahulu lebaran bersama keluarga (cuti) sebelum nantinya melanjutkan kembali pemeriksaan yang tertunda kendala teknis ini.

Anak-anak diberikan masa libur cuti yang cukup dan pihak BAPAS yang memberikan jaminan hukum terhadap anak-anak tersebut. Hingga Senin kemarin beberapa orangtua masih melakukan koordinasi dengan KPAI antara lain terkait proses hukum putra mereka, serta masalah ketersediaan pendamping hukum.

Pada prinsipnya, Undang-undang mensyaratkan kewajiban adanya pendamping hukum dalam setiap proses, jika yang bersangkutan tidak mampu, maka negara wajib menyediakannya. (nis)

Be the first to comment on "KPAI : Anak-anak Korban Insiden 22 Mei Sudah ‘Bebas’ dan Bisa Berlebaran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*