Terungkap di Sidang Bawaslu Jabar Penggelembungan Suara Saan Mustofa dari 1430 Jadi 7525

SALURANSATU.COM – Bandung – Sidang dugaan pelanggaran pemilu 2019 terkait dugaan penggelembungan suara caleg Partai Nasdem DPR Dapil Jabar 7 di kelurahan Jatimulya, kecamatan Tambun Selatan, kabupaten Bekasi, selesai digelar Selasa, (14/5/2019) di Sentra Gakkumdu Jawa Barat.

Sidang Cepat itu berlangsung marathon sejak pukul 14.30 sampai dengan 23.00 WIB. Sidang diskors untuk melaksanakan buka puasa dan sholat maghrib.
Hadir pelapor dan saksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kabupaten Bekasi dengan terlapor KPUD kabupaten Bekasi.

Sayangnya, Bawaslu kabupaten Bekasi sebagai pihak terkait tidak hadir dalam sidang yang berlangsung di kantor Bawaslu Jalan Turangga Bandung, Jawa Barat ini.

Selepas sidang, pelapor didampingi kuasa hukumnya menyatakan sangat optimis bahwa permohonannya akan dikabulkan oleh majelis hakim. “Kami menyampaikan kronologi dengan jelas, menyangkut rekapitulasi suara DPR-RI yang terjadi di kecamatan Tambun Selatan,” kata Budi Purwanto pada awak media.

Budi menjelaskan, pihaknya membawa barang bukti berupa formulir model C1 dan dokumen rekapitulasi dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten dan provinsi. “Kami juga menghadirkan delapan orang saksi ke persidangan,” tambahnya.

Sidang juga melakukan penyandingan data perolehan suara yang menjadi keberatan pelapor, yaitu penggelembungan suara Partai Nasdem dari 1430 suara menjadi 7525 suara. Data yang disandingkan adalah formulir model C1 dengan model DAA1 kelurahan Jatimulya yang bermasalah.

Untuk diketahui, Saksi PKS kabupaten Bekasi melaporkan dugaan pelanggaran ke Bawaslu Jabar karena keberatan selisih suara tidak ditanggapi secara baik oleh PPK dan KPUD Kabupaten Bekasi. Sidang akan dilanjutkan Rabu, 15 Mei 2019 pukul 19.00 dengan agenda pembacaan keputusan majelis.

PKS yakin, gugatan akan dikabulkan oleh majelis dan kursi ke-2 DPR Jabar 7 yang sementara ini diambil Saan Mustofa dari Partai Nasdem akan kembali ke tangan Sa’aduddin dari PKS. (bp)

3 Comments on "Terungkap di Sidang Bawaslu Jabar Penggelembungan Suara Saan Mustofa dari 1430 Jadi 7525"

  1. Jangan beri ruang untuk pemain curang dan penipu apalagi perompak suara rakyat,,, jurdil ajalah hidup ini biar aman dan damai.

  2. MEMANG HARUS DI DISLUALIFIKASI ATAU DIBUBARKAN SAJA INI PARTAI, DIMANA -MANA BERBUAT KECURANGAN DENGAN BERLOMPLOT DENGAN KPPS,PPS, PPK dsb.

  3. Tabiat maling ttp weee maling, kecian sekali..!? Sisa hidupmu akan ttp terhina krn keculasanmu

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.