Backpacker Teaching Mengajar Untuk Negeri

SALURANSATU.COM – Backpacker Teaching.
Organisasi ini Berawal dari keresahan seorang dosen bernama Dr. Dirgantara Wicaksono S.Pd., M.Pd, M.M, yang kemudian mengajak mahasiswanya untuk bersama-sama memperbaiki kondisi pendidikan yang belum sepenuhnya merata, terutama di daerah-daerah terpencil. Kemudian lahirlah Backpacker Teaching sebagai organisasi yang menaungi kaum muda Indonesia pada akhir tahun 2016. Bermula dari 15 anggota angkatan perintis, yang diketuai oleh Arief Tirtana (2016-2018), dan saat ini diketuai oleh Wahyu wanovian Hidayat (2018- skrng), kini telah memasuki angkatan ketiga, dengan jumlah total 974 anggota dalam kurun waktu 2,5 tahun, yang tersebar di 15 wilayah Se-Indonesia – Wilayah 1 Aceh, Wilayah 2 Medan, Wilayah 3 Padang, Wilayah 4 Bengkulu dan Bangka Belitung, Wilayah 5 Lampung, Wilayah 6 Jakarta, Wilayah 7 Subang dan Purwakarta, Wilayah 8 Bandung, Wilayah 9 Semarang dan Tegal, Wilayah 10 Jogjakarta, Wilayah 11 Solo, Wilayah 12 Surabaya dan Malang, Wilayah 13 Pontianak, Wilayah 14 Makassar, serta Wilayah 15 Lombok.

Di bulan Februari 2019, Backpacker Teaching melakukan Proyek Nasional keenam di SDN 02 Ngadas, Dusun Jarak Ijo, Malang. Lima proyek sebelumnya telah dilaksanakan di Bogor, Jogjakarta, Ujung Kulon, Tegal, dan Entikong perbatasan Indonesia-Malaysia. “Dalam proyek yang keenam ini, kami berusaha meninggikan motivasi anak-anak SDN 02 Ngadas tanpa kehilangan jati dirinya,” kata Ahmad Chaidir selaku ketua pelaksana.

Selain keenam Proyek Nasional tersebut Backpacker Teaching rutin melakukan pengajaran kaum miskin kota di wilayah RPTRA Lebak Bulus disetiap minggunya dan membuat Taman Baca di daerah ciputat. Jika bulan Ramadan tiba, Backpacker Teaching menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan di daerah Petamburan dan Pondok Ranji. Tidak hanya itu, saat terjadi bencana alam Backpacker Teaching segera mengutus anggotanya untuk menjadi relawan yang membantu para penyintas. Seperti halnya bencana alam di Banten dan Lampung beberapa waktu lalu. Backpacker Teaching mengutus anggotanya untuk memberikan donasi dan membuat School Kit untuk anak-anak penyintas

Dalam setiap proyek yang dijalankan Backpacker Teaching, sumber dana murni berasal dari para Anggota tanpa adanya founder dana lainnya. Namun dengan tangan terbuka masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dapat memberikan donasi berupa buku dan pakaian untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Upaya yang dilakukan untuk dapat menyelenggarakan Proyek Malang kali ini dibantu oleh Backpacker Teaching wilayah 12 Surabaya dan Malang, yang melakukan observasi keadaan sekolah SDN 02 Ngadas. Proyek Malang berlangsung mulai tanggal 03 Februari hingga 11 Februari 2019 dengan bentuk kegiatan pengajaran dan sosial. ***

Be the first to comment on "Backpacker Teaching Mengajar Untuk Negeri"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.