Jatuh Bangun Wirausaha Muda Kota Mochi Jadi Inspirasi

Toko Mochi Tsuki

SALURANSATU.COM – Berada di kawasan strategis dan mudah dijangkau, Jalan protokol Sukabumi -Jakarta, tepatnya di bilangan Karang Tengah, Cibadak Sukabumi, Toko Mochi Tsuki menjadi tempat yang pas bagi pendatang untuk menikmati oleh- oleh kuliner khas Sukabumi.

Toko yang menyediakan berbagai aneka kuliner khas Sukabumi ini mulai beroperasi sejak akhir tahun 2016.

Penulis mencoba menelusuri semangat yang luar biasa pemilik usaha ini ternyata seorang anak muda alumni SMKN 1 Cibadak Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian lulusan tahun 2013, bernama Mustika Fajar.

Fajar sapaan akrabnya, memulai usaha ini sejak akhir tahun 2012 bersama beberapa teman. Namun belum menggunakan merk dagang dan belum digarap serius. Usaha ini kemudian fajar lanjutkan di tahun 2013 berbekal motivasi dari sang bunda, sudah mulai menggunakan merk dagang mochi tsuki.

“Saya langsung memasarkan mochi dengan menjajakannya berkeliling kampung, menitipkan ke warung-warung dan kantin sekolah, juga ke berbagai acara open house,” terang Fajar kepada saluransatu.com, saat diwawancarai, Jum’at (28/9’2018).

Namun ternyata akhirnya, harus kembali vakum karena belum membuahkan hasil di tahun 2014.

Fajar mencoba peruntungan baru, menjadi pegawai. Ternyata menjadi karyawan bukan passionnya, akhirnya
di tahun 2015 Fajar kembali ke bisnis ini dengan modal kurang lebih Rp. 50.000 untuk membuat setengah resep kue mochi.

Fajar mengatakan, “bukan tanpa rintangan mengelola usaha ini, namun saya terus jalani dengan ikhlas dan fokus”. Alhamdulillah hari ini ia memiliki 5 orang pegawai, dengan target penjualan harian sebesar 250 paket mochi.

Kini Fajar mulai menyingsingkan lengan bajunya untuk target berikutnya, yaitu berencana membuka cabang Toko Mochi Tsuki di setiap wilayah perbatasan Sukabumi.(CJ-Yuk)

Be the first to comment on "Jatuh Bangun Wirausaha Muda Kota Mochi Jadi Inspirasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.