KesehatanNasional

Any Tri Hendarini: Peduli Stunting dengan Gerakan Isi Piringku

SALURANSATU.COM – Koordinator Program Edukasi Gizi Isi Piringku Yayasan Aspirasi Muslimah Indonesia (Yasmina) Any Tri Hendarini menyatakan program edukasi gizi kepada masyarakat sebagai salah satu upaya untuk memberantas Stunting atau proporsi pertumbuhan terhambat dan perkembangan otak yang tidak optimal pada anak.

“Edukasi gizi sebagai salah satu upaya untuk memberantas Stunting atau proporsi pertumbuhan terhambat dan perkembangan yang tidak optimal pada anak,” ujarnya kepada saluransatu.com.

Lulusan Magister Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) 2011 ini ditunjuk sebagai koordinator program Edukasi Gizi “Isi Piringku” untuk anak usia 4 hingga 6 tahun di wilayah kecamatan Cicurug, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang diprakarsai oleh
Yayasan Aspirasi Muslimah Indonesia (Yasmina) bekerjasama dengan Himpaudi Kecamatan Cicurug melalui para guru dan orangtua murid.

“Ketika anak itu kekurangan asupan gizi dalam waktu yg lama maka dia bukan hanya pertumbuhan fisik yang terhambat tetapi perkembangan otaknyapun tidak bisa optimal,” ujarnya.

Menurut Any upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi stuntin sudah berjalan, namun masih belum maksimal karena masalah gizi merupakan persoalan yang cukup rumit karena bukan hanya pada sisi materi saja. Seseorang tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi anak bukan hanya karena tidak mempunyai cukup uang tetapi juga karena keterbatasan pengetahuan dan pola asuh.

Perbedaan strata ekonomi memang menjadi penyebab masyarakat tidak bisa memenuhi asupan gizi anak yang baik, namun hasil penelitian ternyata banyak juga dikalangan ekonomi menengah keatas ternyata anaknya menderita Stunting dan ini karena kesalahan pada pola asuh dalam menerapkan kebiasaan makan yang baik

Pengetahuan gizi yang kurang dari orang tua itu akan mempengaruhi bagaimana mereka memberikan asupan gizi pada anaknya.

Salah satu cara menekan angka stunting di Indonesia adalah dengan menggerakkan program edukasi gizi kepada anak usia dini di mana anak seusia tersebut baru mulai diperkenalkan dengan pola makan, sehingga diharapkan pola makan yang diperkenalkan menjadi kebiasaan pola makan yang baik sampai mereka tumbuh dewasa. (*)

Previous post

SISTER Kabupaten Sukabumi Pilot Project Program Nasional

Next post

Bersama Grup Vokal Emak-emak, Any Tri Hendarini Latihan Lagu #2019Ganti Presiden

saluransatu1

saluransatu1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *