Nasional

SISTER Kabupaten Sukabumi Pilot Project Program Nasional

SALURANSATU.COM – Nama Salimah di Kabupaten Sukabumi adalah nama ormas perempuan yang sudah tidak asing lagi di kalangan emak-emak terutama ibu-ibu yang senang mencari ilmu dan berkegiatan positif di samping melakukan rutinitas pekerjaan ibu rumah tangga.

Dengan ciri khas warna ungu, Salimah sebagai salah satu ormas perempuan yang didirikan oleh para muslimah dan tokoh tokoh wanita salah satunya Wirianingsih, cukup dikenal sebagai organisasi (masyarakat) perempuan yang secara rutin melaksanakan program-program pembinaan kaum perempuan. Salah satu program yang tengah digalakkan saat ini adalah SISTER (Sekolah Ibu Salimah Terpadu).

Menurut Wakil Ketua Salimah Kabupaten Sukabumi, Any Tri Hendarini, program Sekolah Ibu Salimah Terpadu (Sister) yang terdiri dari 47 kecamatan merupakan sasaran yang cukup luas untuk dilaksanakan. Selain itu, program ini juga tergolong mudah dilaksanakan.
Istimewanya lagi, peserta program tidak dipungut biaya.

“Bahkan sekolah ibu minimal ada di setiap desa dan kalau memungkinkan bisa diciptakan 1 Sekolah Ibu Salimah untuk 1 RW,” ujarnya, Ahad (2/9/2018).

Keberadaan Sekolah Ibu sendiri sangat dirasakan oleh orang-orang yang sudah mengikuti program sekolah ibu. Satu sekolah ibu dipantau oleh satu motivator dari Salimah yang sudah ditraining secara khusus.

“Untuk materi juga sudah ada buku panduan yang dibuat oleh tim kurikulum Salimah Pengurus Daerah (PD) Kabupaten Sukabumi sendiri yang terdiri dari 4 buku paket,” lanjutnya.

Program Sekolah Ibu Salimah yang dicanangkan pada tahun 2016 oleh Ketua PD Salimah saat itu Hj.Nurliana Santi menargetkan akan terbentuk sebanyak 1000 sekolah ibu di 47 kecamatan sampai dengan tahun 2018. Walaupun pada realisasinya baru terbentuk sekitar 200 lebih sekolah ibu di kabupaten Sukabumi tidak mengurangi semangat Salimah untuk terus menjalankan program ini.

Untuk diketahui di Kabupaten Sukabumi ada 47 PC (Pimpinan Cabang) Salimah yang bergerak di tingkat kecamatan dan ada 41 PRa Pengurus Ranting yang sudah terbentuk di Zona 2 yang meliputi wilayah Cicurug, Parungkuda, Cidahu, Ciambar, Parakansalak, Bojonggenteng, Klapanunggal dan Kabandungan.

Ia berharap kedepan dapat terpenuhi target 1000 sekolah ibu sehingga proyek mencerdaskan kaum ibu berhasil.
(iar)

Previous post

"Kaum Perempuan harus Dilibatkan dalam Persoalan Multidimensi Bangsa"

Next post

Any Tri Hendarini: Peduli Stunting dengan Gerakan Isi Piringku

saluransatu1

saluransatu1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *