Pendidikan

Rektor Universitas Darma Persada: Perkaya Khazanah Budaya Kita dengan Pelajari Budaya Bangsa Lain

SALURANSATU.COM – Rektor Universitas Darma Persada (Unsada), Jakarta Timur Dr. Dadang Solihin menyatakan di hari ulang tahun Unsada yang ke 32 ini pihaknya sengaja memperkenalkan kepada masyarakat budaya Jepang lewat even spektakuler International Photo Competition 2018 bertemakan “Japanese Culture”.

Menurutnya kegiatan ini memang cocok bagi mereka yang tertarik mempelajari budaya Jepang. Namun ia menyatakan tidak menutup kemungkinan lomba foto dengan tema budaya negara lain nantinya juga bisa diadakan.

“Kalau kita mendalami sekaligus menikmati dan menghargai budaya budaya lain sesungguhnya kita secara langsung juga kita sedang menambah khasanah budaya kita, jadi budaya itu tidak stagnan melainkan dinamis. Oleh karenanya dengan mempelajari budaya misalnya Shodo (menulis), kemudian juga Kendo (ilmu bela diri perang menggunakan samurai) dan Ashobu yang semua itu adalah permainan budaya di Jepang,” ujarnya kepada awak media, Sabtu, (7/7/2018)

Kalau sudah bicara budaya bukan saja hanya tarian dan tulisannya saja namun juga seluruh Ilmu Pengetahuan dan Teknologinya juga termasuk sifat ksatria nya, kedisiplinannya dan tanggungjawabnya. Inilah yang akan memperkaya khazanah kebudayaan kita sebagai bangsa. Inilah semangatnya.
Lebih lanjut Dadang menjelaskan kedepan Unsada juga akan menggelar even budaya budaya negara lain seperti China, Tiongkok, Korea, Inggris yang kebetulan sesuai dengan bidang studi yang ada di kampus Universitas Darma Persada.

“Kali ini diprioritaskan untuk program studi Jepang. Mungkin nanti ke depan kita juga akan adakan lomba foto ini tapi topiknya adalah China, Tiongkok atau Mandarin dan juga Inggris,” jelas Dadang Solihin saat ditemui di sela-sela kegiatan kompetisi foto.

Acara ini sendiri kata Dadang menjadi daya tarik tersendiri bagi Universitas Darma Persada, ditambah dengan kemampuan fotografi para mahasiswanya, juga sebagai sarana menghargai budaya luar, seperti Jepang.

“Sebetulnya ini bisa membina anak-anak untuk mengembangkan diri, membuat kampus ini menjadi menarik, itu bisa dikaitkan juga dengan marketing dan lain sebagainya tapi sebetulnya tidak langsung ke sana tapi minimal mengembangkan, membina mahasiswa untuk bisa menghargai budaya-budaya lain dalam rangka mengembangkan budaya sendiri,” pungkasnya. (Dns)

Previous post

Kuasa Hukum Nur-Firdaus Daftarkan Gugatan Sengketa Pilkada Kota Bekasi ke MK

Next post

Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Pelaku Pencurian Kos Kosong

saluransatu1

saluransatu1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *