Dalam 2×24 Jam, Ketua Tim Advokasi NF Pinta KPU Transparan Soal Ijazah RE

SALURANSATU.COM – Ketua Tim Advokasi Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi, Nur Supriyanto- Adhy Firdaus, Bambang Sunaryo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi transparan soal ijazah salah satu calon wali kota Bekasi. Ia memberikan waktu kepada KPU untuk mengemukakan hasil verifikasi dalam jangka waktu 2×24 jam setelah konferensi pers yang dilakukannya berlangsung, Senin (10/6/2018) di Kantor Advokat Bambang Sunaryo, SH, Rukan Rose Garden, Bekasi Selatan.

“Dalam kurun waktu 2×24 jam, saya harap KPU Kota Bekasi bisa transparan soal ijazah SMA para calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi,” kata Bambang.

Menurutnya penyelenggaraan Pemilukada Kota Bekasi seharusnya dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melaksanakan asas penyelenggaraan dalam pemilihan umum kepala daerah di antaranya dilakukan secara jujur, profesional, keterbukaan, akuntabilitas dan kepastian hukum yang diamanahkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Kita ketahui, bahwa Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) atau Ijazah tingkat SLTA sebagai persyaratan utama yang diamanahkan oleh PKPU no. 3 tahun 2017 pasal 4 ayat (l) huruf c sebagaimana yang telah diubah oleh PKPU no. 15 tahun 2017,” katanya.

Oleh karena itu hasil verifikasi STTB sangat perlu disampaikan ke publik mengingat itu merupakan tanggung jawab KPU Kota Bekasi dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Mengingat adanya temuan dan dugaan ijazah palsu yang telah dilakukan oleh salah satu calon Wali kota Bekasi,” pungkasnya. (L)

Be the first to comment on "Dalam 2×24 Jam, Ketua Tim Advokasi NF Pinta KPU Transparan Soal Ijazah RE"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.