DPRD akan Perjuangkan Kesejahteraan ‘Pahlawan Saluran’

SALURANSATU.COM – Kepala UPTD Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kecamatan Bekasi Barat, Teddy Malik mengusulkan kepada komisi III DPRD Kota Bekasi agar memperhatikan upah bagi tim ‘Pematusan’ yang hanya sebagai tenaga harian lepas.

Hal tersebut ia sampaikan di sela-sela peninjauan langsung ketua komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidiyanto Lie saat perbaikan saluran kali Rawa Bebek, Bojongrangkong kelurahan Kota Baru, kecamatan Bekasi Barat, Rabu (28/3/2018).

“Sampai saat ini mereka masih Pekerja Harian Lepas (PHL) dengan upah perhari bukan perbulan jadi kalau tidak ada kerjaan maka mereka tidak dibayar. Jadi saya memohon kepada anggota dewan untuk memperjuangkan kesejahteraan bagi mereka,” tukasnya.

Ketua komisi III yang juga anggota Badan Anggaran DPRD kota Bekasi, Murfati Lidiyanto Lie berjanji akan memperhatikan nasib tim pematusan sekaligus menyambut baik apa yang disampaikan oleh kepala UPTD PUPR Bekasi Barat Teddy Malik yang mendorong bagi kesejahteraan timnya.

“Tentunya usulan ini sebagai dasar bagi Banggar untuk menganggarkan. Usulan upah layak dan kesejahteraan tim pematusan nantinya Dinas PUPR akan melanjutkannya ke komisi III DPRD untuk memberikan masukan dan Banggar akan menentukan layak tidaknya untuk diperjuangkan. Bagi saya apapun yang terbaik bagi tim pematusan ini saya akan perjuangkan,” kata Murfati.

Sementara itu Teddy Malik mengakui tim pematusan ini berperan penting dan strategis bagi dinasnya dalam mengejar piala Adipura sebagai kota Bekasi yang bersih dan nyaman.

“Salah satu penunjang untuk mendapatkan piala Adipura adalah tim pematusan ini, dan jangan dilupakan atas jasa-jasa mereka yang secara gigih mampu membersihkan saluran saluran drainase di kota Bekasi. Kita ketahui saluran kotor itu kan menjadi aspek penilaian kebersihan lingkungan dan tim ini sudah terbiasa membersihkan saluran bahkan hingga masuk ke dalam gorong gorong sempit,” terangnya.

Sebagai pemerintah, kata Teddy pihaknya siap membantu menurunkan tim ke daerah-daerah yang rawan genangan air ataupun banjir melalui tim pematusan ini (orang-orang yang suka membersihkan saluran) seperti halnya Kota Bandung punya tim orange namanya Gober (gorong gorong bersih) begitu pula dengan Jakarta punya tim orange, maka kami pun di kota Bekasi memiliki tim namanya pematusan.

Tim pematusan itu juga disebut sebagai pahlawan saluran dan mereka meng-cover hampir seluruh wilayah di kota Bekasi.

Disinggung soal keterlibatan dinas baru-baru ini saja, Teddy membantah hal itu karena sebelumnya timnya juga sudah pernah melakukan normalisasi saluran baik di kali Rawa Bebek maupun Bojongrangkong.

“Saluran Rawa Bebek maupun Kali Bojongrangkong sudah 2 kali dikerjakan untuk normalisasi saluran, termasuk kita menurunkan alat berat Excavator maupun yang Amphibi untuk pengerukan lumpur dan gulma di Polder Harapan Baru Regency (HBR) juga Eceng Gondok di Polder Kota Baru,” jawabnya. (Aal)

Be the first to comment on "DPRD akan Perjuangkan Kesejahteraan ‘Pahlawan Saluran’"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*