DPRD: Tidak Ada Konten SARA atas Dukungan Habib Rizieq Sihab Kepada Nur Supriyanto

SALURANSATU.COM – Ketua komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Chairuman Juwono Putro menyatakan aksi Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi yang mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) Nur-Firdaus adalah tindakan yang salah. Ia menegaskan jika Panwaslu tidak menyatakan APK tersebut melanggar aturan, maka Satpol PP tidak berwenang menurunkannya.

“Satpol PP tidak memiliki kewenangan menurunkan APK Pilkada yang tidak dinyatakan melanggar oleh Panwaslu.
Penilaian pelanggaran hanya dapat ditentukan oleh Panwas, bukan penilaian subjektif aparatur Satpol PP, tetapi atas perintah Panwas sesudah ditetapkan letak pelanggarannya oleh Panwas,” kata Chairuman melalui pesan singkat pada Sabtu (24/3/2018).

Adapun APK yang dimaksud adalah poster Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menunjukkan dukungan tokoh ulama. Chairuman menjelaskan jika dukungan dari ulama seperti Habib Rizieq Syihab sama seperti dukungan politik tokoh lain (endorser) yang biasa dijumpai dlm iklim demokrasi seperti ini.

“Tidak ada aspek peraturan KPU yang dilanggar, tidak memuat konten sara. APK ini hanya memperjelas adanya dukungan penuh secara politik Habib Rizieq Syihab yang bersimpati terhadap perjuangan Nur Supriyanto dalam Pilkada Kota Bekasi. Beliau sangat mendukung dan memberikan kepercayaan kepada Nur Supriyanto untuk memimpin Kota Bekasi,” tukasnya.

Diketahui poster yang dicopot Satpol PP tersebut berisi foto Nur Supriyanto dan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab yang bertuliskan kata-kata Habib Rizieq, “Saya Titipkan Warga Muslim Bekasi kepada Nur Supriyanto”.

Pernyataan Habib Rizieq ini sempat dipermaslahkan lantaran diduga dipolitisasi pihak Paslon nomor 2, Nur-Firdaus. Dugaan pelanggaran Pilkada ini pun telah dilaporkan Kader Muda Partai Golkar Kota Bekasi, Arihta Tarigan atau biasa disapa Ari Castro ke Panwaslu pada Jumat, (23/3/2018).

Kepada awak media, Ari Castro yang mendapat tugas sebagai Wakil Bendahara Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kota Bekasi ini mengatakan bahwa ada beberapa APK terpasang. APK yang dimaksud bergambar Habib Rizieq bersama Nur Supriyanto di beberapa titik di sepanjang Jalan Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur.

Ari Castro menyatakan Paslon nomor urut 2 jangan menjadikan agama sebagai alat politik, “Agama bisa jadi buku, tapi jangan dijadikan alat politik,” katanya di depan Kantor Panwaslu. (SS)

Be the first to comment on "DPRD: Tidak Ada Konten SARA atas Dukungan Habib Rizieq Sihab Kepada Nur Supriyanto"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.