Legislatif

Pilkada Kota Bekasi, Muin: PAN Harus Masuk Dalam Esekutif

SALURANSATU.COM – Ketua Tim Pilkada dan Komite Pemenangan Pemilu Daerah DPD PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafid, mengembalikan formulir pendaftaran Bacalon sebagai Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Pengembalian itu diantarkan langsung Muin ke kantor DPD PAN Kota Bekasi, di blok RA 02 Komplek Pertokoan dan Perkantoran Pasar Segar, Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Rawalumbu.

“Alhamdulillah, kehadiran saya disini berkat dorongan dari kader PAN, Muhammadiyah dan para tokoh masyarakat. Pastinya, selama dua periode duduk di DPRD, saya berkinginan partai PAN bisa berada di dalam esekutif. Ini bukan lagi berbicara diri saya, tetapi partai PAN harus masuk esekutif,” kata dia usai menyerahkan formulir pendaftaran Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Optimisme ini, kata Muin, berkaca pada kesuksesan PAN pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, sebagai salah satu partai pendukung Anies-Sandi.

“Tentunya kita semua tahu, konstalasi Pilgub kemarin, Alhamdulillah PAN ada di barisan kemenangan, sehingga PAN dan saya pribadi termotivasi, untuk membawanya di Kota Bekasi,” jelasnya.

Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi dari PAN akan di survey secara menyeluruh oleh DPP PAN nantinya. Itu akan dilakukan secara independent di seluruh DPD PAN yang akan melaksanakan Pilkada 2018.

“Siapapun nanti yang lolos dan terpilih, buat saya itu bukan menjadi hal yang Ambisius, tetap bahwa harus kader PAN yang masuk, duduk di dalam esekutif, apakah itu menjadi Wali Kota atau Wakil Wali Kota, saatnya PAN harus berkiprah saat ini,” ungkap Muin.

Muin sadar, di Legislatif, PAN Kota Bekasi hanya berada di empat kursi. Namun hal itu bukan menjadi sebuah persoalan, sebab masyarakat akan memilih figur atau tokoh yang berbuat banyak untuk Kota Bekasi.

“Kita bisa lihat di Bogor, PAN cuma ada tiga kursi, tetapi mampu menjadi Wakil Wali Kota. Artinya siapa figur yang akan kita tonjolkan nanti untuk pertarungan di Pilkada 2018,” ujarnya.

Soal koalisi, Muin belum bisa menentukan, dengan siapa PAN akan diusung pada Pilkada Kota Bekasi nanti. Namun menurutnya, Pilkada Kota Bekasi 2018 ini akan sangat menarik.

“Potensi Pilkada ini akan seru karen PDIP dengan 12 kursinya berpotensi akan maju sendiri, begitu juga kalau kita lihat di Pilgub DKI kemari, Gerindra dengan PKS, dan tersisa empat partai yang memiliki empat kursi, namun bisa saja keputasan ini di putuskan oleh DPP partai masing-masing,” bebernya.

Peluang PAN untuk dilirik oleh seluruh partai yang akan bertarung di Pilkada Kota Bekasi, sangat besar, apalagi pada proses Pilgub DKI kemarin, Muin mengklaim, PAN lepas dari intervensi pihak manapun.

“Alhamdulilah, proses Pilgub kemarin PAN bersih dari intervensi manapun. Sosok Bapak Prof.DR. Amien Rais, sebagai pendiri partai kami (PAN), saya optimis akan dicintai oleh masyarakat Kota Bekasi, apalagi melihat pasca Pilgub DKI kemarin,” ungkapnya.

Sementara, DPD PAN juga memberlakukan sanksi kepada Bacalon yang melanggar peraturan yang dihasilkan dari rapat harian Tim Pilkada dan Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD PAN Kota Bekasi, meskipun itu dilakukan oleh Muin, sebagai Ketua Tim Pilkada dan KPPD. Hali itu guna menjaga independensi dan fair play penjaringan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi dari DPD PAN yang akan berlangsung.

“Sanksinya bisa di diskualifikasi, Insya Allah kita akan berlaku sama,” kata Muhammad Affandi anggota Tim Pilkada dan Komite Pemenangan Pemilu Daerah DPD PAN Kota Bekasi. (Alf)

Previous post

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Akhir Bukber Forjas

Next post

Korban Laka Lantas Sulit Buat Surat Laporan Kepolisian dan Jasa Raharja

saluransatu1

saluransatu1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *