Event Bekasi

Srikandi Komunitas Pecinta Alam CEMPALA Bekasi, Selenggarakan Kegiatan “Perempuan & Bumi”

Srikandi Komunitas Pecinta Alam (KPA) CEMPALA Bekasi, selenggarakan kegiatan yang bertajuk “Perempuan & Bumi” diawali dengan pawai memperingati hari Kartini, sharing bareng dengan para Srikandi tahun 70 an dan peringati hari Bumi Se Dunia dengan melakukan penanaman 100 bibit pohon cabe. Hal itu disampaikan oleh Sugiyanto atau dengan sapaan rimbanya Mace, saat di temui oleh awak media di Sekretariat Jl. Nangka Kecamatan Jatiasih Bekasi, Senin, (24/4).

“Dalam kegiatan ini, Kpa Cempala memberikan ruang apresiasi untuk para Srikandi tahun 70 an guna berbagi pengetahuan terkait sugesti Kartini kontemporer,”

Kegiatan sharing menghadirkan 3 narasumber perempuan yang sangat menginspirasi para audience dengan ragam cerita dan latar belakang perjuangan masing – masing.

Nyak Mun (70), seorang pedagang nasi uduk yang rela tidak makan demi keberlanjutan pendidikan anak – anaknya. Dianugerahi 9 orang anak tanpa adanya suami disampingnya.

“Sudah 22 tahun Nyak hidup sendiri, tapi berkat pertolongan Allah SWT, saya dapat bertahan hidup dan nyekolahin anak – anak hingga pada lulus sampai SMA,” terang Nyak Mun saat menceritakan kisah perjuangannya.

Sedangkan Nyak Manan (68), perempuan penggerak PKK RT 04 yang gemar berolahraga. Di usia yang kurang produktif namun ia masih tetap energic dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan hingga ketenarannya di mata masyarakat tidak diragunakan.

“Hampir satu Minggu full, nyak mengikuti senam, senam membuat kita sehat, kalau kita sehat kan enak kita ngurusin keluarga,” ungkap Nyak Manan yang menjadi icon penggerak  RT 04

Yuyun (40), salah seorang pengusaha kue sukses menciptakan lapangan pekerjaan pada warga Kampung Cakung.

“Bisnis kue ditekuni sejak tahun 2010, dengan keuletan, kesabaran dan keahlian kita semua dapat menopang perekonomian keluarga,” ujarnya.

Ranum Warasuci Srikandi KPA CEMPALA mengungkapkan, Perempuan tidak lagi di pandang sebelah mata berkat adanya perjuangannya dari RA Kartini kaum perempuan mulai mendapatkan angin segar.

“Kini kaum perempuan tidak lagi terpasung. Kiprah perempuan mulai sudah tercatat dalam sejarah sewaktu Megawati menjabat,” ungkapnya.

Sementara itu, Hj. Siti Khodijah mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh komunitas pencinta alam Cempala Bekasi.

“Baru kali ini ada komunitas gunung yang mempunyai kepedulian sosial sangat tinggi terhadap wilayahnya, semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” Harap Siti Khodijah dalam sambutannya di sekretarian KPA Cempala.

Selain tugas seorang ibu dan mengurus rumah tangga, kata dia, istri juga memberikan energi positif kepada seorang suami. Karena dia sadar dibalik kesuksesan seorang laki-laki pasti ada wanita hebat dibelakangnya.

“Inilah cinta tanpa syarat,” ungkapnya.

Sejatinya, Hari Bumi diadakan guna meningkatkan kesadaran kepada manusia terhadap planet yang dihuninya dari berbagai ancaman, baik itu berasal dari alam ataupun ulah manusia sendiri.

Selamat Hari Bumi! Ayo kita rawat Bumi bersama-sama! (But)

Previous post

Narapidana Se-Indonesia Cetak Sejarah Khataman Quran

Next post

Hydrant belum ada Suplai Air, Kinerja Disdamkar Dipertanyakan

saluransatu1

saluransatu1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *