Menteri Agama: Pesantren Miliki Peran Merebut Bangsa dari Penjajah

WhatsApp Image 2016-08-19 at 12.54.29

 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa. Pesantren sejak zaman pra kemerdekaan Indonesia, menurut Lukman memiliki andil dalam merebut kemerdekaan terhadap penjajah.

“Dua hari lalu kita bangsa Indonesia, merayakan hari kemerdekaan. Pesantren salah satunya, memiliki peran penting untuk merebut bangsa ini dari penjajah,” kata Menag Lukman kepada Dakta, seusai meresmikan gedung putri Ponpes al Hasan, Jatimakmur, Pondok Gede – Kota Bekasi, Jumat (19/8).

Politisi PPP itu menjelaskan, hal lain adalah yang harus diperhatikan peran kaum perempuan dalam proses pembangunan peradaban kepada bangsa Indonesia. “Lagi – lagi saya bersyukur, karena peresmian ini adalah gedung santri perempuan. Dimana pada zaman nabi, perempuan tidak memiliki nilai. Semoga dengan keberadaan pesantren, akan banyak menghadirkan intelektual khususnya dari kaum perempuan,” ujar Lukman.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan peran harus menjadi garda terdepan dalam proses peradaban bangsa Indonesia.

“Santri dan kiai memiliki peran utama dalam membangun bangsa. Keberadaannya sangat strategis, kita ingat proklamator Bung Hatta beliau juga berasal dari pesantren yang memiliki peran untuk bangsa,” jelas Syaikhu.

Syaikhu berharap keberadaan Pondok Pesantren Modern Alhassan, dapat memberikan sumbangsih kemajuan dari para lulusan santri baik tingkat nasional maupun di Kota Bekasi.

Be the first to comment on "Menteri Agama: Pesantren Miliki Peran Merebut Bangsa dari Penjajah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.